Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Muncul Kabar Pemblokiran Media Islam dan Penghambatan Massa dari Daerah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 November 2016 15:41 3:41 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 November 2016 14:35
Bagikan
Belasan ribu umat Islam pada aksi bela Islam tangkap Ahok di Surabaya, Jumat (21/10/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Jelang digelarnya Aksi Bela Islam II atau Aksi Bela Qur’an di Jakarta, besok lusa, Jumat (04/11/2016), muncul sejumlah kabar kurang baik.

Pertama, dikabarkan sempat terjadi pemblokiran beberapa media-media Islam online baru-baru ini. Pemblokiran diduga terkait aksi tersebut.

Kedua, dikabarkan terjadi penghambatan pergerakan massa dari beberapa daerah yang akan bergerak menuju Jakarta.

Terkait itu, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) KH Bachtiar Nasir angkat bicara. GNPF MUI merupakan panitia yang mengkoordinasi aksi itu.

Bachtiar mengatakan, jika media-media yang dikabarkan diblokir itu menyuarakan hak-hak Islam dan tidak mengandung unsur SARA, pemblokiran itu jangan sampai gegabah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“(Jika memang demikian) saya kira Menkominfo tidak boleh segegabah itu ya. Dan kita akan coba telusuri nanti, ya kita akan datangi (Menkominfo),” ujarnya kepada hidayatullah.com dan wartawan lain di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (01/11/2016) malam.

Bachtiar mengatakan, jika memang terjadi pemblokiran media dan itu terkait Aksi Bela Islam II, justru akan menimbulkan kontraproduktif terhadap pemblokir.

Dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang punya wewenang pemblokiran website.

“Saya kira tidak segegabah itu ya, karena (aksi) ini sudah membola es. Jadi kalau ada sikap-sikap terlalu gegabah, terlalu ekstrem terhadap media-media, apalagi media Islam, ini bisa menjadi kontraproduktiflah bagi Menkominfo,” tambahnya.

Pada Maret 2015 lalu, Kemenkominfo memblokir 22 situs media Islam yang kemudian sudah dibuka kembali blokirnya.

Kementerian Komunikasi dan Informasi Akui Blokir Media Islam Tanpa Komunikasi dan Verifikasi

Kabar Penghambatan Massa

Terkait beredarnya kabar upaya penghambatan massa di daerah untuk datang ke Jakarta, Bachtiar menyatakan baru mendengar informasi itu dari wartawan.

“Kita dari panitia malah belum dengar (secara) langsung. Kalau memang benar ada, kita akan coba telusuri dan kami akan telepon Kapolri (Tito Karnavian). Karena sudah ada deal antara kita dengan Kapolri bahwa massa jangan dihalangi untuk masuk Jakarta,” tegasnya.

Kabar-kabar tersebut berseliweran antara lain di salah satu grup WhatsApp jurnalis. Rabu (02/11/2016) siang, misalnya, masuk sebuah pesan berantai yang berbunyi:

“Orang Bandung kesulitan cari bis menuju Jakarta, menurut org travel ada upaya sistematis “nyingsieunan” pengusaha bis utk tidak datang ke jakarta. Dari timur juga ada indikasi dipersulit, nanti mlm rcn tmn2 dari Smrg mau ke Jkt dulu mdh2an nggak ada masalah. Kemarin ada info bgm keluar dari Smrg mau ke Jkt spt ini:

Bismillah….akhi, mohon di sampaikan ke sohib, bila brkt ke jkt upayakan utk tdk carter bus atau travel krn di tiap perbatasan kota mulai Kendal sd Brebes akan disweeping… bila di temukan romb yg diduga akan ikut demo 4 Nop maka akan diminta balik … sdh dilakukan upaya2 dg meminta PO bus dan travel utk tdk menerima jasa carter … bila ditemukan ijinya akan dipertimbangkan utk dicabut.. barakallahu fiikum…
Disarankan utk menyebar naik angkutan umum… bila carter bus, dipastikan PO nya mungkin tdk berani….”

Puluhan Tokoh Nasionalis dan Islamis Satukan Barisan Jelang Aksi 4 November

Beredar pula kabar upaya penghambatan massa dari Jawa Timur. Namun, berbagai kabar tersebut belum dipastikan kebenarannya.

Sebelumnya, GNPF MUI mengimbau kepada massa dari luar Jakarta agar tiba lebih dini di Jakarta. Kalau perlu, pada Jumat nanti massa sudah menunaikan shalat shubuhnya di Masjid Istiqlal atau masjid-masjid sekitarnya.* Ali Muhtadin, SKR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahokahok menghina alquranaksi bela IslamAksi Bela Islam IIaksi bela quranBasuki Tjahaja PurnamablokirMenkominfoMenteri Komunikasi dan Informatikapemblokiran mediapenghambatan massapesan berantai
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Paus Fransiskus Yakin Gereja Katolik Akan Selamanya Melarang Wanita Jadi Pendeta
Tulisan selanjutnya Rachmawati Menangis Saat Cerita Pertemuannya dengan Habib Rizieq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Berita
30 Agustus 2026 10:13
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?