Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MUI Sayangkan Jokowi Tak Temui Ulama di Aksi Damai 411

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 November 2016 08:07 8:07 am
Ahmad
Dipublikasikan 6 November 2016 08:00
Bagikan
Presiden Jokowi (dua dari kiri) meninjau proyek kereta bandara di kawasan Bandara Soekarno Hatta, Jumat (04/11/2016). Di saat bersamaan, Istana Presiden didatangi para ulama dan jutaan massa Aksi Damai 411.
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menemui para ulama, kiai, dan habaib, serta jutaan rakyat pada Aksi Damai 411 di Jakarta, Jumat (04/11/2016).

Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, Cholis Nafis, menyayangkan sikap Presiden Jokowi tersebut.

“Saya kemarin salah menduga. Saya mengira Pak Presiden bisa ikut salat Jumat di Masjid Istiqlal, kalau bisa juga barangkali menyampaikan orasi atau dialog,” kata jelas Cholil saat dihubungi hidayatullah.com, Sabtu (05/11/2016).

Pimpinan DPR: Jokowi Salah Fatal Tak Temui Massa Aksi 411

Bahkan, Cholil mengira Presiden akan blusukan di tengah-tengah massa Aksi Bela Islam II itu untuk menyampaikan apresiasinya.

Cholil mengira Presiden akan menunjukkan bagaimana sang tuan rumah menerima atau menjamu tamu-tamunya yaitu rakyat dari berbagai daerah se-Indonesia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Tapi, ekspektasi saya ternyata salah. Pak Presiden ternyata malah meninggalkan Istananya untuk mengunjungi tempat kerja yang saya pikir itu bisa ditunda.

Sementara rakyat (umat Islam) yang mau datang ini sudah memberitahu dari sebelumnya,” ungkapnya.

Didatangi Ratusan Ribu Peserta Aksi Bela Al-Quran, Jokowi Resmikan Acara Lain

Katanya Jokowi Dikenal Merakyat

Cholil mengatakan, bukan hanya para ulama yang harus diterima dan ditemui oleh Presiden.

Siapapun rakyat Indonesia, entah itu pelawak, pedagang, rakyat kecil, atau yang lainnya, menurutnya, semua harus diterima oleh Presiden.

Apalagi, katanya Presiden dikenal sebagai sosok dekat dengan masyarakat bawah, merakyat.

“Ini para komunitas Muslim seperti ulama, santri maupun jamaah majelis taklim, ingin bertemu kok malah presidennya tidak ada. Tentu hal ini sangat disayangkan.

Saya berharap, bisa menjadi pelajaran buat Presiden agar memprioritaskan sesuatu di republik ini sehingga lebih efektif cara bekerjanya,” saran Cholil.

Cholil berharap Presiden dan Wakil Presiden komitmen terhadap tawaran yang disampaikan kepada umat Islam. Bahwa, dalam waktu 2 minggu akan menyelesaikan kasus dugaan penistaan Islam yang dilakukan Basuki Thahaja Purnama alias Ahok.

“Ini harus bisa dituntaskan dengan baik, sebab bagian dari menghormati para ulama yang tak sempat ditemui di Istana,” tutup Cholil.

Pernyataan Lengkap Presiden soal Aksi 411 dan Alasan Tak Temui Ulama

Sebelumnya, diberitakan hidayatullah.com, Jumat (04/11/2016) itu, di saat jutaan rakyat mendatangi Istana, Jokowi memilih mengunjungi Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang, Banten.

Jokowi meninjau perkembangan pembangunan infrastruktur transportasi, terutama progress pembangunan kereta bandara.

“Tadi sebenarnya Bapak Presiden 3-4 kali berkomunikasi dengan Menteri Sekretaris Negara dan Seskab, memutuskan untuk kembali ke Istana.

Tetapi karena seluruh jalan tidak memungkinkan untuk kehadiran beliau, disarankan oleh Danpaspampres untuk tidak ke Istana,” dalih Sekretaris Kabinet Pramono Anung, di Istana Merdeka, Sabtu (05/11/2016) terkait alasan Jokowi tak temui ulama.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahokahok menghina alquranakhlakAksi Bela Islam IIBasuki Tjahaja PurnamaCholis NafisIstana MerdekaJoko widodoKetua Komisi Dakwah MUI PusatMUIpenistaan agamaPramono AnungPresiden JokowiPresiden RIrakyatSekretaris Kabinetulama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pernyataan Lengkap Presiden soal Aksi 411 dan Alasan Tak Temui Ulama
Tulisan selanjutnya “Ayo Bapak-bapak, Matsna-matsna Saja,” Desak Ibu-ibu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?