Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tsaqafah

Menafsirkan Makna

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 November 2016 10:43 10:43 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 November 2016 10:43
Bagikan
Bagikan

oleh: Adnin Armas


TAFSIR semantik dasar sebenarnya sudah mencukupi untuk memaknai pernyataan “dibohongi pakai Al Maidah 51”. Tulisan singkat ini ingin mendalami pernyataan tersebut dengan pendekatan pragmatika dan chronotope.

Dari pragmatika dapat dijelaskan komunikasi lisan terjadi secara langsung antara penutur dan pendengar yang bersifat memberikan peyakinan (directive) oleh Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI, kepada masyarakat di suatu tempat yang dikondisikan untuk itu. Penuturan bersifat penjelasan program pembangunan. Namun di dalam penuturan tersebut terselip pernyataan negatif yang disampaikan secara spontan dan langsung direspon oleh masyarakat sebagai spontan. Tidak ada perulangan dan koreksi dalam penuturan selanjutnya. Ini mengindikasikan penutur sangat yakin dan puas karena pesan yang disampaikan telah diterima. Artinya frasa “dibohongi pakai Al Maidah 51” adalah ungkapan yang mudah dimengerti dalam kelompok itu.

Pada kenyataannya ketika lingkaran hermeneutika dikembangkan lebih luas melalui berbagai saluran komunikasi, dapat ditunjukkan bahwa frasa tersebut telah melukai perasaan keagamaan sebagian besar masyarakat Indonesia. Hal ini menunjukkan frasa tersebut tidak diterima secara sosiologis dan antropologis oleh sebagian besar masyarakat.

Baca Juga

Buya Hamka
Buya Hamka: Hari Raya sebagai Cermin Kekuatan Batin Bangsa
Salaf Saleh dan Tafsir Kata Ulil Amri
Ulama Sufi dan Islam Nusantara
Amalan di Bulan Muharram yang Dapat Kita Lakukan
Pengaruh Freemason dalam Wacana Pluralisme Agama (2)

Frasa “dibohongi pakai Al Maidah 51” merupakan konteks chronotope, yang harus dipahami secara kultural dalam ruang-waktu. Frasa merupakan penggalan kalimat yang bersifat negatif karena menggunakan kata ‘dibohongi’, menunjukkan ada pengalaman traumatik dari kehidupan sosial penutur. Mengingat penutur bukan beragama Islam, makna ‘dibohongi’ ini menjadi tuduhan terhadap sistem keyakinan pemeluk agama lain, dan menjadi penghinaan agama. Pengalaman traumatik tersimpan dalam memori/ingatan, yang bisa berasal dari pengetahuan yang dipelajari sendiri, atau berasal dari pengalaman orang lain, atau suatu kejadian yang dialami sendiri yang diakibatkan oleh subyek pembohong atau obyek pembohongan tersebut.

Bila frasa “dibohongi pakai Al Maidah 51” diungkapkan dengan mudah dan langsung mendapatkan tanggapan oleh pendengarnya, menunjukkan penggunaan frasa tersebut telah dipikirkan cukup lama (diakronik) oleh penutur dengan kesadaran penuh.

Ada kekecewaan dan kekecewaan tersebut tersimpan dalam frasa negatif tersebut sebagai bentuk pengalaman traumatik.

Penggunaan kata ‘pakai’ tidak menjadi permasalahan karena berperan sebagai kata sandang. Permasalahan secara kebahasaan adalah tidak dijelaskan subyek kalimat/frasa, sehingga subyek menjadi tidak penting. Frasa “dibohongi pakai Al Maidah 51” menekankan pada obyek kalimat yaitu Al Maidah 51 yang merupakan bagian dari kitab suci Al Quran. Dalam komunikasi langsung makna yang secara cepat mengalir dari penutur kepada pendengar adalah “dibohongi [pakai] Al Maidah 51”, yang telah masuk dalam penistaan terhadap salah satu simbol agama.

Beberapa pemberatan secara hukum dalam permasalahan ini adalah frasa “dibohongi pakai Al Maidah 51” disampaikan oleh seorang pejabat publik, disampaikan dalam forum masyarakat yang bukan bersifat diskusi, dan disalurkan oleh media pemerintah daerah sendiri, sebelum disebarkan oleh individu lainnya.*

Penulis anggota MIUMI Pusat

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahok menghina alquranAksi Damai 411Aksi Damai Bela QuranBasuki Tjahaja Purnamapenistaan agamaPenistaan al-Quransurat al-Maidah 51.
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Joko Widodo Bertemu Jajaran PP Muhammadiyah Pagi Ini
Tulisan selanjutnya Pak Tuo Syafiie Ma’arif, Bukan Buya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

ArtikelTsaqafah

Pengaruh Freemason dalam Wacana Pluralisme Agama (1)

5 Januari 2023 13:30
Tsaqafah

Ijtihad sebagai Solusi Persoalan Umat

29 Desember 2022 19:00
Tsaqafah

Bahaya Sekularisasi dan Sekularisme

26 Desember 2022 13:45
Tsaqafah

Loss of Adab, Kebingungan Ilmu dan Pemimpin Palsu

18 Desember 2022 18:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?