Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

WHO: Infeksi Baru HIV Meningkat di Eropa, Terbanyak di Kalangan Gay

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Desember 2016 10:06 10:06 am
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Desember 2016 10:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Di tahun 2015, Eropa mencatat rekor tertinggi jumlah kasus infeksi baru HIV penyebab AIDS, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hari Selasa (30/11/2016), berdasarkan laporan dari 53 negara yang termasuk dalam kawasan Eropa.

Dilansir Deutsche Welle, WHO mengatakan kasus infeksi baru HIV pada tahun 2015 di Eropa mencapai 153.407, naik dari 142.000 di tahun 2014 yang sebelumnya juga merupakan rekor tertinggi.

Kasus-kasus penularan tahun 2015, hampir 80 persen tercatat di kawasan Eropa Timur.

Dari total kasus sebanyak 64 persen terjadi di Rusia, di mana 81 persen kasus di negara itu berasal dari kawasan timur.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di Rusia, di mana HIV masih menjadi bahan pembicaraan yang tabu, hubungan seksual beda jenis kelamin menjadi jalan masuk virus mematikan itu.

Ukraina, Belarusia, Estonia, Moldova, Latvia dan Georgia juga tinggi angka infeksi baru HIV-nya tahun lalu.

Dari jumlah total kasus tersebut, 18 persen terjadi di kawasan Eropa Barat dan 3 persen di Eropa Tengah.

Zsuzsanna Jakab, direktur regional WHO untuk wilayah Eropa, menyeru agar negara-negara di kawasan itu melaksanakan rencana aksi baru yang telah diperkenalkan bulan September lalu. Rencana aksi itu termasuk lebih memudahkan orang untuk melakukan tes HIV dan memperkenalkan metode-metode perlindungan agar terhindar dari HIV.

Dalam laporan bersama dengan WHO yang dirilis menjelang peringatan Hari AIDS Sedunia Kamis lalu, lembaga kesehatan Uni Eropa ECDC juga menyoroti tantangan yang dihadapi Eropa dalam menanggulangi HIV. Menurut ECDC, banyak orang yang tidak sadar bahwa dirinya terinfeksi virus ganas itu.

“HIV/AIDS terus menjadi masalah serius di Eropa … European Centre for Disease Prevention and Control memperkirakan satu dari tujuh orang yang hidup dengan HIV tidak sadar statusnya mengkhawatirkan,” kata Komisioner Kesehatan UE Vytenis Andriukaitis.

“Orang yang tidak tahu dirinya terinfeksi tidak beruntung mendapatkan perawatan yang bisa menyelamatkan nyawanya, dan dapat terus menularkan virus itu ke orang lain,” imbuhnya.

Di 31 negara yang tercakup dalam laporan ECDC –terdiri dari 28 negara anggota Uni Eropa ditambah Islandia, Liechtenstein dan Norwegia– hubungan seksual di antara sesama kaum lelaki alias gay adalah penyebab tertinggi infeksi HIV, mencakup 42 persen. Sebanyak 32 persen kasus terjadi lewat hubungan seksual orang beda jenis kelamin, dan 4 persen kasus terjadi karena penggunaan narkoba.

Virus HIV/AIDS menular lewat kontak dengan cairan tubuh penderitanya, seperti air mani atau cairan sperma dan air liur.

Di Jerman, Robert-Koch Institute belum lama ini memperkirakan terdapat sekitar 84.700 orang yang hidup dengan membawa virus HIV penyebab AIDS (ODHA). Sebanyak 12.600 ODHA tidak tahu kalau dirinya sudah terinfeksi oleh virus tersebut.

HIV kependekan dari human immunodeficiency virus adalah penyebab AIDS, kondisi di mana orang menjadi lemah sistem imunnya, sehingga berbagai penyakit rutin (biasa) dapat membahayakan nyawanya.

Orang yang baru saja terinfeksi HIV biasanya mengalami gejala seperti demam, panas dingin, ruam di kulit, berkeringat di waktu malam, sakit otot, sakit tenggorokan, cepat lelah, bengkak di bagian kelenjar, serta sariawan di mulut.

Pada tahap infeksi HIV menuju AIDS, yang berarti infeksi semakin parah, orang biasa mengalami pusing berkepanjangan (berhenti lalu kambuh lagi); turun berat badan secara drastis; kerap mengalami demam dan keringat di malam hari; kelelahan yang sulit dijelaskan penyebabnya; bengkak berkepanjangan di bagian kelenjar sekitar ketiak, leher, antara bagian bawah perut dan paha; diare melebihi sepekan; sariawan di mulut, anus atau alat kelamin; pneumonia atau radang paru-paru; bercak merah, coklat, pink atau ungu di bawah kulit atau di dalam mulut, hidung atau kelopak mata; lupa ingatan, depresi; beragam gangguan syaraf lainnya.

Menurut catatan lembaga pencegahan dan pengendalian penyakit di Amerika Serikat , CDC, dalam laporan tahun 2014 jumlah orang yang terdiagnosa HIV mencapai 44.073. Kecenderungan infeksi HIV di kalangan laki-laki meningkat dan penyebab sebagian besar dari kasus infeksi itu adalah hubungan seksual sesama pria (gay).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Alumni IPB Besok Turun dalam Aksi Bela Islam, Kejagung Harus Tahan Ahok
Tulisan selanjutnya Empati Warga Muslim Ciamis, Ribuan Umat Islam Bogor Akan Jalan Kaki Menuju Monas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Berita
5 Juni 2026 08:20
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?