Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tsaqafah

Desekularisasi Ilmu Pengetahuan dan Sains [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Desember 2016 09:09 9:09 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Desember 2016 09:09
Bagikan
[Ilustrasi] Sains Islam.
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

 

Oleh: Achmad Reza Hutama Al-Faruqi

 

Islamisasi Sains modern merupakan proses integrasi antara sains dan agama, dalam hal ini adalah agama Islam.

Baca Juga

Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
Buya Hamka: Hari Raya sebagai Cermin Kekuatan Batin Bangsa
Salaf Saleh dan Tafsir Kata Ulil Amri
Ulama Sufi dan Islam Nusantara
Amalan di Bulan Muharram yang Dapat Kita Lakukan

Dalam definisinya, Syed Mohammad Naquib al-Attas menjelaskan bahwa Islamisasi adalah pembebasan manusia dari tradisi magismuitologis, animistis, kulturnasional (yang bertentangan dengan Islam) dan dari belenggu paham sekularisme terhadap pemikiran dan bahasa. Ia juga merupakan pembebasan dari kontrol dorongan fisiknya yang cenderung sekuler dan tidak adil terhadap hakikat diri atau jiwanya, sebab manusia dalam wujud fisiknya cenderung lupa terhadap hakikat dirinya yang sebenarnya, menjadi bodoh akan tujuan yang sebenarnya dan berbuat baik adil terhadapnya. (Lihat SM. Al-Attas, Islam and Secularism)

Said Nursi juga mendifinisakan bahwa kebanyakan manusia terjatuh dalam kegelapan karena tidak memikirkan akhirat, tidak mempunya iIman pada Allah dan Sangat cinta terhadap dunia,dan tidak bisa membatasi kebebasan dalam dirinya sendiri. (Lihat Badiuzzaman Said Nursi, al-Kalimat).

Proses ini kemudian berjalan dalam dua proses, yaitu pembebasan sains dari makna, tafsiran, ideologi, dan prinsip-prinsip meterialis mesekuler (ateis) yang dibarengi dengan penanaman nilai-nilai dan prinsip ketuhanan yang sesuai dengan ajaran Islam.

Empat Pendekatan Sains Islam

Pada definisi lain, seperti Ismail Raji al-Faruqi menjelaskan bahwa Islamisasi Sains adalah upaya mengislamkan disiplin-disiplin ilmu modern dalam wawasan Islam.

Dengan kata lain, al-Faruqi ingin agar para cedekiawan Islam meletakkan upaya integrasi pengetahuan-pengetahuan modern kedalam keutuhan warisan Islam dengan melakukan eliminasi, perubahan, penafsiran kembali, dan penyesuaian terhadap komponen-komponennya sebagai wordlview Islam serta menetapkan nilai-nilainya.

Pada tataran praktisnya, upaya islamisasi sains ini mesti dibuktikan dengan menghasilkan buku-buku pegangan di perguruan tinggi dan sekolah-sekolah dengan menuangkan kembali disiplin ilmu modern wawasan Islam. (Lihat Ismail Raji al-Faruqi, Islamisasi Pengetahuan)

Dari berbagai ilmuwan tersebut mencoba untuk menghadirkan solusi yang tepat terhadap permasalahan yang terjadi dalam dunia sains, filsafat yang telah mengalami perubahan akibat persentuhannya dengan nilai-nilai yang dianggap bertentangan dengan nilai Islam.

Konsep ilmu dalam Islam sangatlah berbeda dengan konsep ilmu Barat.Obyek ilmu dalam Islam tidak hanya bersifat empirik, tapi juga yang metafisik.

Islamisasi Sains Berdampak Segala Aspek Kehidupan

Sumber ilmu dalam Islam juga mempunyai signifikan dengan epistemologi Barat, kalau Barat hanya mengakui indera dan rasio, maka dalam pandangan Muslim, ilmu datang dari Tuhan dapat diperoleh melalui: Panca Indera, khabar shadiq, dan intuisi. Hasil dari keilmuannya juga lain.

Ilmu dalam Islam bisa mengantarkan kepada kebenaran mutlak, sedangkan Barat hasil dari pada ilmu adalah relative. Dari tradisi keilmuan Barat inilah lahir sekularisme, rasionalisme, empirisme, caraberfikir dikotomis, desakralisasi, pragmatism, penafikan kebenaranmetafisis (agama), nasionalisme, kapitalisme, humanisme, liberalisme, dan sejenisnya.

Apalagi ketika muncul postmodernisme yang memaksakan seseorang kepada paham-paham baru seperti nihilisme, relativisme, pluralisme, dan persamaan gender yang umumnya anti worldview.

Oleh karena itu, hendaknya seorang muslim berpegang teguh kepada tradisi keilmuan Islam dan tidak silau dengan tradisi keilmuan Barat walaupun secara dzahir terlihat lebih menarik. Wallahu A’lam.*

Penulis mahasiswa Pascasarjana UNIDA Gontor

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:humanismeilmuislamisasi sainskapitalismeliberalismemodernismeSains islamsekularismewesternisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Desekularisasi Ilmu Pengetahuan dan Sains [1]
Tulisan selanjutnya Selama Penjajahan, Zionis Penjarakan 900 Ribu Rakyat Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

ArtikelTsaqafah

Pengaruh Freemason dalam Wacana Pluralisme Agama (2)

5 Januari 2023 14:30
ArtikelTsaqafah

Pengaruh Freemason dalam Wacana Pluralisme Agama (1)

5 Januari 2023 13:30
Tsaqafah

Ijtihad sebagai Solusi Persoalan Umat

29 Desember 2022 19:00
Tsaqafah

Bahaya Sekularisasi dan Sekularisme

26 Desember 2022 13:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?