Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Israel Mendapat Hak Minyak dari Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Agustus 2003 09:29 9:29 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Agustus 2003 09:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Amerika Serikat sedang meminta Israel untuk bersiap sedia menggarap minyak dari Iraq ke ladang minyak di Haifa, melalui saluran pipa melwati Jordania.

Sebuah koran Yahudi, Haaretz semalam melaporkan, permintaan itu dibuat dalam surat kawat oleh pejabat Pentagon kepada seorang pejabat tertinggi Kementerian Luar Israel minggu lalu.

Pejabat Perdana Menteri Israel menganggap saluran pipa itu sebagai bonus terhadap tindakan Tel Aviv yang selama ini telah banyak mendukung Amerika dalam menyerang Iraq. Meski begitu, Israel tetap meminta Amerika untuk mengirim surat permintaan secara resmi.

Saluran pipa itu akan menyalurkan minyak dari kawasan Kirkuk, utara Iraq, menelusuri Mosul dan kemudiannya melintas Jordania sebelum kemudian menuju Israel.

Kirkuk adalah kawasan pengeluar minyak terbesar Iraq yang menghasilkan 40 persen pengeluaran negara itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Telegram Amerika itu turut meminta Israel menyerahkan kepada Pentagon biaya untuk memperbaiki saluran pipa minyak Mosul-Haifa, yang sejak terakhir digunakan pada tahun 1948, ketika Iraq membantu ekonomi Palestina.

Pelabuhan Haifa yang saat itu telah dikuasai Israel menyebabkan Iraq menutup minyak dan pipa hingga terlantar sejak sekian lama.

Kementerian Infrastruktur Israel sebelum ini telah menjalankan pengkajian terhadap perbaikan pipa minyak yang lebih besar di antara Kirkuk dan Haifa. Perbaikan pipa baru itu dijangka menelan boaya sebenar 400.000USD untuk setiap satu kilometernya.

Menteri Infrastruktur Israel, Yosef Paritzky semalam mengatakan, Haifa adalah destinasi menarik untuk minyak Iraq. Paritzky juga mengatakan, Jordan akan turut mendapat manfaat bila menerima iuran transit minyak, karena dia telah ikut membenarkan tanahnya digunakan.

Saluran pipa Haifa itu dikabarkan bakal ikut menambah perolehan iuran transit yang diterima oleh Ankara karena saat ini, minyak di Kirkuk disalurkan ke sebuah pelabuhan kecil di Mediterranean, dekat wilayah Suriah menerusi Turki.

Minggu lalu, (13/8/03), Iridium Satelit Israel, sebuah perusahaan telekomunikasi memenangkan kontrak untuk membangun jaringan pelayanan saluran telepon dan satelit di Iraq.

Selain mendapatkan hak penyedia data komunikasi satelit dan suara, Iridium Satelit Israel, juga mendapat hak menjual jasa pelayanan komunikasi, penyedia terminal langganan, dan segala peralatan yang berhubungan dengan kemunikasi di Iraq.

Meski AS dan Inggris terus berkampanye dengan mengatakan senjata pesmunah massal, toh bukti-bukti jahat terus terkuak. (afp/ap/bh/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Terus Kurangi Jumlah Pasukannya di Iraq
Tulisan selanjutnya PPHidayatullah di Pedalaman Mentawai Terbakar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro

Berita
5 Juni 2026 18:57
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?