Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sebagian Tindak KDRT Tak Lagi Dipidanakan di Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Januari 2017 21:30 9:30 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Januari 2017 21:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pria yang memukuli istrinya, tetapi hanya meninggalkan bekas berupa lebam atau lecet, tidak akan lagi dinyatakan melakukan tindak pidana di Rusia, dan dianggap hanya melakukan pelanggaran administratif.

Dilansir Deutsche Welle, hari Jumat (27/1/2017) majelis rendah parlemen Rusia, Duma, meloloskan rancangan undang-undang yang dikenal sebagai “hukum tamparan” itu. Jika majelis tinggi dan Presiden Vladimir Putin setuju, maka kekerasan ringan dalam rumah tangga akan menghadapi konsekuensi ringan.

Termasuk yang menggodok RUU itu adalah Yelena Mizulina, seorang anggota parlemen dari Partai Rusia Adil yang dikenal kuat pandangan konservatifnya.

Mizulina melihat “tamparan”sebagai tindakan edukatif dan ingin memberatas ketidaksetaraan hukum. “Jika seseorang menampar seorang anak yang sulit diatur, dia terancam satu atau dua tahun penjara.” kata Mizulina dalam rapat di parlemen awal Januari. “Tetapi jika seorang tetangga yang melakukannya, dia hanya terancam pelanggaran administratif.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pegiat HAM Anna Rivina, pimpinan proyek anti kekerasan Nasiliju.net, mengatakan ada alasan bagus untuk ketidaksetaraan seperti itu. “Dalam hubungan di antara anggota keluarga, keadaannya lebih sulit bagi korban dibanding jika kekerasan itu terjadi di jalanan (luar rumah, red),” ujarnya. “Ketika kekerasan datang justru dari anggota keluarga, orang tidak bisa begitu saja pulang ke rumah dan bersembunyi,” imbuhnya.

Istilah “kekerasan domestik” atau “kekerasan dalam rumah tangga” dipakai luas di dunia Barat, tetapi tidak ada istilah itu dalam hukum di Rusia, meskipun fenomena tersebut banyak terjadi di negara itu. Sekitar 40 persen dari semua pidana serius terjadi di lingkungan keluarga, kata Rivina, mengutip data statistik dari kepolisian. Pada 2013 saja, sekitar 9.100 perempuan meninggal dunia di Rusia akibat KDRT. Sebanyak 11.300 lainnya mengalami luka serius. Itu hanyalah puncak dari gunung es, kata Rivina.

Seorang wanita yang berharap identitasnya tidak diungkap mengatakan kepada Deutsche Welle bahwa dia sendiri pernah mengalami KDRT. “Saya menelepon polisi dalam banyak kesempatan jika suami saya yang mabuk memukuli saya atau anak-anak kami,” kata wanita itu. “Setiap kali, pada akhirnya saya membuat pernyataan tidak akan menuntut pidana.” Wanita itu beralasan, dirinya sengaja melibatkan polisi agar suaminya segera menghentikan kekerasan yang dilakukannya. Menurutnya, UU yang baru itu tidak akan mengubah keadaan keluarganya.

Namun, bagi Natalia Nusinova dari Moskow perundangan baru itu akan membawa perubahan. Pada 2014, pria yang tinggal satu rumah dengannya memukuli dirinya. Pria itu mengancam akan melemparnya keluar jendela apartemen mereka yang terletak di lantai atas. Saat dia membela diri dengan senjata pisau, pria yang menyerangnya itu terluka. Sekarang wanita itu menghadapi dakwaan pidana dengan ancaman hukuman 10 tahun. Nusinova berharap UU yang baru akan lebih keras terhadap pelaku KDRT dan lebih melindungi korban.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kelompok Anti Aborsi Amerika Dapat Dukungan Wapres Mike Pence
Tulisan selanjutnya Isi Perintah Trump yang Melarang Pengungsi dan Warga 7 Negara Mayoritas Muslim Masuk ke Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?