Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Pemimpin Eropa: Semua Bukti Serangan Senjata Kimia Mengarah Bashar al Assad

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 April 2017 08:49 8:49 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 April 2017 08:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para pemipin Eropa mengatakan, serangan senjata kimia terbaru di Kota Idlib Suriah, mengarah pada rezim kejam Bashar al Assad.

Pemerintah Inggris, PBB dan Prancis,  mengutuk insiden terbaru yang disebut sebagai salah satu serangan kimia paling mematikan dalam perang di Suriah.

Dewan Keamanan PBB, hari Rabu (05/04/2017) kepada BBC mengabarkan segera menggelar sidang darurat terkait serangan Rezim Bashar dan sekutunya ini.

Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson bersikeras mengatakan, semua bukti penggunaan senjata kimia di Suriah mengarah ke rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad. Ia mengatakan Assad telah menggunakan senjata ilegal untuk membunuh rakyatnya sendiri.

Baca: 100 Warga Tewas Termasuk Anak-anak Oleh Serangan Gas Beracun Tentara Bashar al Assad

Johnson juga mengatakan bahwa ia tidak mengerti bagaimana pemerintah seperti itu dapat terus menjalankan pemerintahan yang sah atas orang-orang Suriah. Ia ingin melihat orang-orang yang bersalah dapat bertanggung jawab atas serangan ini.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19
Diantara korban serangan senjata kimia Rezim Bashar dan sekutunya adalah anak-anak

Sementara Ketua Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit, mengatakan membunuh warga sipil dengan senjata kimia telah dilarang dan dianggap sebagai kejahatan besar. “Siapa pun yang melakukannya tidak akan lepas dari keadilan, dan harus dihukum oleh masyarakat internasional sesuai dengan hukum internasional dan hukum kemanusiaan internasional,” kata dia, dikutip Arab News.

Gedung Putih mengaku ‘sangat yakin’ bahwa pemerintah Bashar al-Assad berada di balik serangan kimia yang menewaskan ratusan orang Suriah, termasuk anak-anak.

Lembaga Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) melaporkan serangan terhadap Khan Sheikhoun yang dilancarkan oleh pemerintah Suriah atau jet Rusia telah menyebabkan banyak orang tersedak.

Baca: Yang Perlu Diketahui: Apa Perang Suriah, Rezim Bashar dan Keterlibatan Syiah? [1]

Dalam pernyataannya, Presiden Donald Trump mengutuk apa yang disebutnya ‘tindakan keji’ oleh rezim Bashar al-Assad.

Pasca serangan senjata kimia di Kota Idlib yang menewaskan banyak orang hari Selasa (04/04/2017), Inggris dan Prancis menghimbau Bashar al Assad  turun dari kursi pemerintahan.

Dilansir Reuters, Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson bersama Jean-Marc Ayrault dari pihak Prancis menyatakan telah menghitung 6 miliar dolar AS sebagai dana darurat tambahan dan mendorong sidang Uni Eropa di Brussels sebagai wadah bagi Assad dan para rivalnya untuk saling bertemu dan membicarakan isu perdamaian.

Seluruh dana kemanusiaan dengan total 8 juta dolar AS yang sudah terkumpul akan diberikan untuk Suriah. Namun, dana ini masih belum termasuk kebutuhan untuk pembangunan negara.

Bac: Yang Perlu Diketahui: Apa Perang Suriah, Rezim Bashar dan Keterlibatan Syiah? [2]

“Saya tidak paham mengapa Bashar al-Assad masih dilibatkan dalam konferensi setelah apa yang sudah ia lakukan (terhadap Suriah),” ungkap Johnson.

“Setidaknya 400 ribu warga tewas di Suriah, dan ia adalah pihak yang bertanggung jawab atas sebagian besar kematian ratusan ribu orang itu,” lanjutnya.

Bashar al Assad, selama ini didukung oleh Rusia dan Iran, selalu menjadi halangan utama dalam tiap kemajuan upaya penyelesaian konflik. Perang Suriah yang telah pecah sejak enam tahun lalu telah membunuh ratusan ribu jiwa, membuatnya menjadi salah satu bencana kemanusiaan yang sangat mengerikan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadBoris JohnsonEropairanKota Idlibmilisi SYiahPBBPemimpin EropaPerang SuriahPrancisrusiasenjata kimiaSerangan Senjata Kimia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ratusan Migran Asal Gambia Kembali Setelah Merana Dipenjara di Libya
Tulisan selanjutnya Arab Saudi Tegaskan Sikapnya Menjaga Yaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?