Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Gus Solah: Di Masjid Salman ITB Enggak Ada yang Radikal

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Mei 2017 18:59 6:59 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Mei 2017 18:57
Bagikan
KH Salahuddin Wahid.
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj baru-baru ini diwarta media menuding, nilai-nilai radikal sudah menyebar ke sejumlah kampus perguruan tinggi di Tanah Air, termasuk lewat Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB).

Menanggapi itu, tokoh NU KH Salahuddin Wahid (Gus Solah) mengatakan tidaklah demikian.

“Setahu saya sih di (Masjid) Salman enggak radikal tuh,” ujar Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang ini saat dihubungi hidayatullah.com di Jakarta, Rabu (24/05/2017).

“Bahwa mungkin ada satu dua sih mungkin saja,” tambahnya.

Alumni ITB yang dulu aktif di Masjid Salman tahun 60-an ini bercerita, saat beberapa kali ia diundang ke sana, ia melihat tidak ada yang radikal di sana.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kata Gus Solah, kawan-kawan di Masjid Salman yang dikenalnya baik-baik. “Ndak ada yang kemudian bicara dengan bahasa yang kasar,” tuturnya.

Baca: Mustofa: Isu Radikalisme Sengaja Dibuat untuk Hancurkan Media Islam

Ia kemudian menilai tidak baik kelakar Said Aqil yang berbunyi, “Melihat film porno lebih baik daripada menonton ceramah provokatif dari teroris.” Jelas Gus Solah, lebih baik tidak melakukan kedua-duanya.

“Kalau saya tidak akan melakukan itu. Bercanda yang tidak pada tempatnya. Ayat al-Qur’an, kan, tidak bisa pakai bercanda,” tutupnya.

Sebelumnya diketahui, Ketua Umum PBNU Said Aqil menuding, nilai-nilai radikal sudah menyebar ke sejumlah lembaga pendidikan tinggi di Indonesia.

“Seperti di ITB, IPB, ITS, dan lainnya. Terutama ITB lewat Masjid Salman,” ujar Said pada peluncuran Pusat Komando dan Kartu Pintar Nusantara di kantor NU, Jakarta Pusat, Senin (22/05/2017) dikutip Tempo.co.

Baca: Wajah Islam; Radikal, Liberal atau Ramah?

Acara itu dihadiri Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara, Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan Presiden Direktur PT XL Axiata Dian Siswarini. Said meminta Kementerian Komunikasi dan Informasi semakin aktif membendung radikalisme yang berkembang di dunia maya.

Ia mencontohkan negara-negara di Timur Tengah yang sukses membendung konten pornografi. Dia yakin tayangan radikalisme juga dapat dibendung di Indonesia.

“Melihat film porno lebih baik daripada menonton ceramah provokatif dari teroris. Karena kalau lihat porno, pasti sambil beristighfar,” ujar Said berkelakar dalam pidatonya.* Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ceramahdunia mayaGus SolahKetua Umum PBNUKH Said Aqil SiradjKH. Salahuddin WahidMasjid Salman ITBPBNUPengurus Besar Nahdlatul UlamaPornografiradikalradikalismetokoh NU
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DPP IMM Tolak Penghapusan Pasal Penodaan Agama
Tulisan selanjutnya Ledakan di Kampung Melayu, Saksi: Dekat WC Umum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?