Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Beresiko Tinggi dan Tidak Ekonomis, Sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Amerika Tutup

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Mei 2017 21:57 9:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Mei 2017 21:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Pennsylvania, yang menimbulkan bencana nuklir terburuk dalam sejarah Amerika Serikat, ditutup.

Three Mile Island, yang mengalami kebocoran parsial pada tahun 1979 sehingga menyulut protes di seluruh penjuru Amerika, akan ditutup pada tahun 2019 kata pemiliknya seperti dilansir BBC Selasa (30/5/2017).

Exelon Corp, pemilik fasilitas itu, mengatakan ekstrasi gas alam yang berbiaya lebih murah telah membuat pembangkit listrik bertenaga nuklir tidak lagi menguntungkan secara finansial.

Sejak tahun 2013, enam reaktor nuklir di Amerika Serikat ditutup dengan alasan ekonomi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejumlah pembangkit nuklir ditutup bahkan sebelum masa berlaku izin operasionalnya habis di California, Florida, Nebraska, Vermont dan Wisconsin. Beberapa pembangkit nuklir lainnya juga sudah dijadwalkan akan ditutup dalam tahun-tahun mendatang.

Pada 28 Maret 1979 dan beberapa hari setelahnya, sebagai akibat dari kerusakan teknis dan kesalahan manusia, pembangkit nuklir unit 2 di Three Mile Island menimbulkan bencana terburuk dalam sektor nuklir komersial dalam sejarah Amerika. Sebagian inti nuklirnya rusak dan menyebarkan radiasi. Akibatnya, ribuan penduduk sekitar terpaksa dievakuasi. Kebocoran nuklir itu menimbulkan ketakutan lebih dari 2 juta orang yang tinggal di daerah sekitar reaktor sampai ke kota New York yang jauhnya 300 kilometer.

Penyelidikan federal atas kejadian itu tidak mendapati adanya korban tewas atau luka. Walaupun demikian, publik menjadi tidak lagi percaya bahwa nuklir adalah sumber energi yang relatif lebih baik.

Pada tahun 1994, sejumlah pengunjuk rasa menerobos masuk gerbang Three Mile Island, sehingga memaksa pengelolanya merogoh kocek lebih dari 1 juta dolar untuk memperbaiki sistem keamanannya.

Tidak sampai di situ, menyusul peristiwa pemboman WTC 11 September 2001, pemilik reaktor kembali harus meningkatkan keamanannya.

Three Mile Island mempekerjakan 675 orang dan menyediakan listrik untuk 800.000 rumah, serta membayar 1 juta dolar dalam bentuk pajak ke negara, kata perusahaan pengelolanya.

Meskipun demikian, masyarakat ketakutan dengan keberadaan reaktor nuklir Three Mile Island, demikian pula para pemilik modal. Reaktor itu bocor hanya tiga bulan setelah resmi beroperasi secara komersial, sehingga investor mengalami kebangkrutan. Upaya pembersihannya membutuhkan waktu 14 tahun dan menelan biaya hampir 1 miliar dolar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ranu Muda dan Sejumlah Tokoh LUIS Divonis Bebas
Tulisan selanjutnya Mujahid Hatamkan Al Qur`an di Hadapan Ibnu Abbas 30 Kali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?