Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ini Pesan Lengkap Dewan Pertimbangan MUI untuk Negara Arab Teluk

Ahmad
Terakhir diupdate: 8 Juni 2017 09:40 9:40 am
Ahmad
Dipublikasikan 7 Juni 2017 20:11
Bagikan
Dewan Pertimbangan (Wantim) Majelis Ulama Indonesia (MUI) membahas perdamaian krisis politik Negara Arab atas Qatar
Bagikan

Hidayatullah.com–Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar rapat dalam rangka mencermati perkembangan terkini tentang krisis perdamaian dan keamanan di negara-negara Islam di kawasan Timur Tengah khususnya ketegangan antara negara-negara Arab Teluk.

Ketua Wantim MUI, Prof. Din Syamsudin mengatakan, konflik yang ditandai dengan pemutusan hubungan diplomatik antara Arab Saudi dan negara tetangga lainnya terhadap Qatar berpotensi menyulut terjadinya perang saudara antara sesama negara-negara Islam, dan ada kekhawatiran keadaan tersebut akan dimanfaatkan oleh kekuatan-kekuatan politik yang anti Islam bisa berimbas kepada arah merugikan umat Islam di belahan dunia lainnya.

“Sebagai negara mayoritas muslim peran kita relevan dan perlu untuk menyampaikan pesan,” ujarnya di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Rabu (07/06/2017).

Baca: Wantim MUI Sebut Krisis Qatar sebagai ‘Fitnah Qubro’

Berikut poin lengkap pesan lembaga yang beranggotakan 70 ketua-ketua ormas Islam pusat dan 29 tokoh perorangan tersebut:

  1. Menyatakan keprihatinan mendalam dan kekhawatiran ketegangan yang terjadi di Timur Tengah tersebut menciptakan al-Fitnah al-Kubro modern yang hanya akan menghancurkan dunia dan peradaban Islam.
  2. Mendesak semua pihak untuk mengendalikan diri terutama pada bulan Ramadhan yang beresensi Imsak. Terutama imsak an al-harbi wal qital wa tamassuk bi al-jihad al-akbar karena bisa membawa dampak negatif bagi ibadah umroh dan haji.
  3. Mendesak masing-masing pihak bersedia menyelesaikan masalah yang ada berdasarkan prinsip musyawarah dan Ishlah dzat al-bain dalam dalam semangat ukhuwah islamiyah.
  4. Menyerukan rakyat dan ulama di masing-masing negara untuk menolak peperangan, mendorong tercapainya perdamaian (ishlah) dan meredakan krisis politik di kawasan negara masing-masing dengan segala cara yang strategis dan optimal.

Baca: Mahfud MD Sebut Konflik Qatar Adalah Adu Domba

  1. Mendukung pemerintah Indonesia mengambil langkah Islah dengan segera dan mendesak Sidang Darurat OKI untuk menghindari perpecahan dan peperangan dengan mengacu kepada prinsip-prinsip Piagam OKI.

– Pasal 1 ayat 1 memperkuat tali persaudaraan dan solidaritas sesama anggota OKI.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

– Pasal 1 ayat 6 mengembangkan hubungan antar negara anggota berdasarkan prinsip keadilan dan saling menghormati.

– Pasal 2 ayat 3 semua anggota OKI  harus menyelesaikan sengketa secara damai dan tidak menggunakan ancaman dan cara kekerasan.

  1. Negara-negara Islam anggota OKI mewaspadai dan menolak upaya intrik politik proxy war yang bercirikan nafsu politik saling curiga, saling menyudutkan dan menyalahkan, dan saling fitnah terhadap segala kebijakan politik masing-masing negara baik di kawasan Timur Tengah maupun kebijakan hubungan dengan negara-negara lain.
  2. Mengingatkan kepada dunia internasional untuk tidak memperkeruh suasana dengan isu-isu diplomatik yang antagonistik, hegemonik, tiranik, dan politik pecah belah dalam pentas hubungan internasional termasuk kawasan negara-negara Islam dan berpenduduk mayoritas Muslim.
  3. Menghimbau kepada umat Islam sedunia agar melakukan doa (qunut nazilah) dalam bulan Ramadhan ini untuk perdamaian dan keamanan dunia.*
Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudibahrainEmir QatargazaHAMAShubungan diplomatikIkhwanul MusliminiranisraelkrisisKrisis Diplomasi QatarLibyaMajelis Ulama IndonesiaMesirNegara telukQatarSheikh Tamim Hamad al-ThaniUni Emirat ArabWatim MUIyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bachtiar Nasir Dukung Indonesia Menjadi Inisator Dialog Konflik Qatar
Tulisan selanjutnya Komnas HAM Desak Kepolisian Segera Tuntaskan Kasus Penyerangan Novel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?