Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kisah Mahasiswa Indonesia Ditahan di Sel 2 x 2 Meter berisi 13 Belas Orang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Juli 2017 16:47 4:47 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Juli 2017 16:47
Bagikan
Sebuah penjara di Mesir
Bagikan

Hidayatullah.com–Mahasiswa Indonesia yang ditahan aparat Mesir mengaku ditahan dalam sel berukuran 2×2 meter persegi bersama 12 mahasiswa lainnya.

“Karena sempit, kami bergiliran. Empat jam berdiri, empat jam duduk, dan empat jam tidur,”  diceritakan Rifa’i Mujahidin al-Haq kepada Anadolu Agency, Selasa (12/07/2017).

Kata Rifa’i, di sel tersebut ada empat mahasiswa Universitas Al-Azhar asal Indonesia dan sisanya mahasiswa Al-Azhar dari Rusia, Yaman, dan Turkistan (wilayah Xinjiang yang menuntut kemerdekaan dari China).

Kata Rifa’i, meskipun tidak disiksa secara fisik, tetapi pada sepuluh hari pertama masa tahanan mereka tidak diberi makan.

“Terpaksa teman-teman asli Mesir yang mengantar makanan ke Polres Samanud tempat kami ditahan,” kata Rifai.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: PPMI Mesir: 4 Mahasiswa Indonesia yang Ditahan Tak Terkait Organisasi Terlarang Manapun

Rifai ditahan oleh polisi Mesir saat berbelanja di pasar Samannud, Mesir, bersama istrinya pada 5 Juli 2017.  Polisi mengatakan hanya akan memeriksa Rifai selama 30 menit, tetapi Rifai harus mendekam di tahanan Polres Samanud selama 32 hari.

Beberapa media nasional sempat memberitakan dugaan pihak Amni Daulah (polisi Mesir) telah melakukan penyiksaan terhadap empat mahasiswa Indonesia yang tengah kuliah di Universitas Al-Azhar saat ditahan selama empat hari.

Seorang mahasiswa bernama Fathurahman (23) sebagaimana pernah dikutip Kompas, diinterogasi setelah adzan Dzuhur berkumandang.  Saat memasuki ruangan interogasi mata mereka ditutup kain dan kemaluan disetrum.

Baca: 4 Mahasiswa Indonesia Ditangkap Polisi Mesir, Fadli Zon Diminta Fasilitasi Kepulangan Mereka

Mahasiswa jurusan syariah di Universitas Al Azhar itu dihadapkan ke meja dan seorang polisi menanyakan siapa pemilik poster pejuang Palestina, Syeikh Ahmad Yasin yang disita dari rumah mereka. Dan setelah menjawab pertanyaan itu, pantat Fathurrahman kembali disetrum beberapa kali.

Setelah itu, seorang polisi membuka paksa pakaian Fathurrahman dan menyuruhnya duduk di lantai dalam kondisi telanjang. Kaki mahasiswa berambut ikal itu diselonjorkan dan diikat, serta kedua tangan juga diikat ke belakang.

Pertanyaan polisi akhirnya mulai menjurus dan mengaitkan mereka dengan jaringan terorisme.

Penderitaan para mahasiswa tersebut terus berlanjut setelah proses interogasi dan mereka dipindahkan ke tahanan “Hay Sittah” (distrik enam). Di tempat itu mereka dijebloskan ke sebuah tahanan yang berukuran sekira 3,5 x 4 meter yang diisi 19 orang. Ruangan tersebut hanya dilengkapi sebuah WC bersama, lampu penerang yang redup, sebuah lubang udara, dan tanpa jendela sehingga penghuninya tak bisa membedakan malam dan siang.

Baca: Pernyataan Resmi Penasehat Hukum Keluarga 4 Mahasiswa Al Azhar

Sebagaimana diketahui, empat mahasiswa asal ini ditahan selama dua hari hingga dibebaskan tanggal 1 Juli 2009. Tepat pada Rabu (01/07/2017) dini hari sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Mereka ditahan di Polres Kota Samannud, Provinsi Dimyat, Mesir.

Saat dibebaskan polisi memberi pesan dan melarng mereka berkumpul bersama gerakan Ikhwanul Muslimin, mereka diminta belajar saja di Mesir. Polisi mengancam akan memulangkan mereka ke Indonesia jika mereka ditangkap lagi.

Keempat mahasiswa tersebut sudah kembali ke Indonesia pada Ahad (09/07/2017). Selain empat Mahasiswa Indonesia, aparat Mesir juga menahan banyak mahasiswa dan pelajar asing tanpa alasan yang jelas. Padahal mereka memiliki surat dan dokumen lengkap. */Reza Ginting

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahmad Bayhaqi MaskumKBRI Mesirmahasiswa Al-Azhar Mesirmahasiswa Indonesiamahasiswa Indonesia di mesirMesirorganisasi terlarangPersatuan Pelajar dan Mahasiswa IndonesiaPolisi MesirPPMI MesirPresidenPPMI MesirSamannudSamanudWNI di Mesir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Doa Orang yang Dianiaya
Tulisan selanjutnya Mutiara Salaf yang Kini Telah Banyak Hilang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?