Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Soroti Patung Dewa Perang China, Jimly Harap Pihak Minoritas Ada Sensitivitas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Agustus 2017 07:15 7:15 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Agustus 2017 07:15
Bagikan
Ketua Umum ICMI Jimly Ash-Shidiqie dalam jumpa pers di kantor ICMI, Jakarta, Rabu (09/08/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Ash-Shidiqie turut menyoroti polemik berdirinya Patung Dewa Perang China, Kwan Sing Tee Koen, di Tuban, Jawa Timur.

Terkait patung yang didesak warga Jatim untuk dirobohkan itu, Jimly mengungkapkan bahwa hal itu harus menjadi pelajaran.

Baca: Warga Gabungan se-Jatim Tuntut Pembongkaran Patung Dewa Perang China di Tuban

Menurutnya, saat ini masyarakat sedang mengalami tingkat sentimental yang kuat sekali.

“Temen-temen Tionghoa kita harapkan ada feeling (perasaan. Red), ada sensitivitas. Begitu juga kelompok beragama non-Islam lainnya,” katanya saat  dalam konferensi pers di Kantor ICMI di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (09/08/2017), menyikapi situasi kebangsaan terkini di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Patung Dewa Perang China, Kwan Sing Tee Koen, di Tuban memicu polemik. Antara lain karena patung itu dinilai tidak ada hubungannya sama sekali dengan sejarah bangsa Indonesia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Soal RUU PUB, MUI Jatim: Jangan Lindungi Minoritas Yang Rusak Keutuhan NKRI

Jimly juga menegasakan bahwa sensitivitas dan toleransi itu sangat penting dalam bermasyarakat.

Ia menyinggung tentang toleransi yang terkadang hanya dituntut kepada kelompok mayoritas atas minoritas saja.

“Ini, kan, tidak adil,” tegas mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.

Baca: Ketua Umum ICMI Ingatkan Pimpinan Parpol Hati-hati Berbicara

Jimly mengimbau kepada seluruh tokoh Islam di Jatim untuk ikut membantu membantu meredamkan masalah tersebut.

Senin (07/08/2017) lalu, warga Jatim, gabungan dari 53 elemen ormas serta LSM nasionalis dan agamis, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Jatim, Surabaya, menuntut dirobohkannya Patung Dewa Perang China, Kwan Sing Tee Koen, di Tuban.* Ali Muhtadin

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Budayabudaya ChinachinaChinaisasietnis tionghoaJawa TimurJimly Ash-Shidiqiekerukunan beragamaKetua Umum ICMIkontroversi Kwan Sing Tee Koenkontroversi Patung Dewa Perang ChinaKwan Sing Tee Koenmantan Ketua MKmayoritasminoritaspatungPatung Dewa Perang Chinationghoatokoh ChinatoleransiTubanwarga Jawa Timur ICMI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 42 Tahun Darul Huffadh, Raih Penghargaan “Pesantren Pelopor Tahfidz Qur’an Terbaik ke-2 Indonesia”
Tulisan selanjutnya Habis HTI Dibubarkan, Sejumlah Ormas Lain Tengah Dikaji oleh Pemerintah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?