Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Wanita Yordania jadi Tukang Ledeng, Melawan Norma Sosial

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 September 2017 13:14 1:14 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 September 2017 13:12
Bagikan
Isra Ababneh (27)
Bagikan

Hidayatullah.com— Isra Ababneh mengaku skeptis saat pamannya mendaftarkan kursus pipa di pusat pelatihan ketrampilan di utara Yordania.

“Awalnya saya berpikir, apa yang saya lakukan disini? Ini hanya untuk pria dan itu sulit. ”
Tapi hal itu hanya bertahan selama tiga hari dan akhirnya saya menguasai dasar-dasar sebelum akhirnya beralih pada keterampilan praktis.

“Saat itulah kami mulai bersenang-senang, belajar memotong pipa besi, menghubungkannya dan memperbaiki kebocoran di balik dinding.”

Isra Ababneh (27 tahun) adalah satu dari sejumlah besar wanita yang bekerja sebagai tukang ledeng di Yordania, sedikit melawan norma masyarakat lokal di mana banyak wanita tidak bekerja, terutama dalam peran yang secara tradisional banyak diduduki kaum Adam.

Tukang ledeng wanita semakin banyak di Yordania, namun norma sosial di negara ini masih menjadi hambatan bagi kebanyakan wanita yang bekerja memenuhi kebutuhan keluarga.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Baca: Kisah Muslimah Tunadaksa, Demi Jadi Guru, Gadaikan Ijazah pada Allah

Selain tukang pipa, ada juga pekerjaan teknis yang didominasi pria, seperti teknisi listrik dan mekanik. Komisaris Tinggi untuk Urusan Pengungsi PBB (UNHCR) melaporkan sekitar 81% wanita di Yordania tidak bekerja alias memutuskan di rumah.

Studi tentang Yordan Strategy Forum pada tahun 2016 menemukan bahwa kontribusi perempuan terhadap ekonomi negara berada di peringkat 134 dari 142 negara.

Arabnews melaporkan lebih dari 160 wanita sekarang lulus kursus dan memperbaiki saluran air di pusat kejuruan di Yordania utara.

Israa menghadapi kesulitan lain saat memasuki dunia kerja karena kurangnya kepercayaan pelanggan dan beberapa orang menolak layanan tersebut dengan alasan bahwa dia adalah seorang wanita.

“Mereka menertawakan kami dan mengatakan kami tidak bisa melakukannya. Ini adalah tantangan bagi kami, “katanya, menambahkan bahwa banyak pelanggan yang mencari mereka karena tukang pipa pria tidak teliti.

Baca:  Di belakang Pria yang Kuat, Selalu Ada Wanita Hebat!

“Pria hanya memperbaiki pipa dan membiarkan kondisi kotor, sementara tukang pipa wanita akan memperbaiki pipa dan membiarkan pekerjaan mereka bersih,” katanya, bergabung dengan seorang petani tukang ledeng wanita profesional.*>>> (Bersambung)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
12Halaman selanjutnya
TAG:kaum Adamkaum hawaNorma SosialPBBpelangganTukang LedengUNHCRwanitaWanita Yordaniayordania
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sidang Buni Yani, Prof Yusril Ihza: Tidak Ada Unsur Pidana
Tulisan selanjutnya MUI: Lindungi Umat dari Paham Sesat, Dibutuhkan Pedoman Dakwah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Berita
31 Agustus 2026 21:23
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?