Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
ArtikelFeatureKisah & Perjalanan

Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Juli 2023 20:41 8:41 pm
Ahmad
Dipublikasikan 15 Juli 2023 19:30
Bagikan
Seorang pekerja menuang kecap kedelai hitam ke dalam wadah kayu di Pabrik Kecap Segitiga, Majalengka, Jawa Barat, Selasa (1/2/2022). (Foto: Hidayatullah.com/Achmad Fazeri)
Bagikan

Menilik pabrik kecap tradisional yang mampu bertahan di tengah gempuran produsen-produsen kecap modern berskala besar.

Asap tipis menyelimuti ruang produksi di sebuah pabrik. Hawa panas pun terasa menyengat kulit tangan dan muka. Tetapi, semua seolah hilang ketika aroma khas kecap mulai menusuk hidung.

Di ruangan itu, ada beberapa tungku, kuali raksasa, dan ember-ember besar yang terbuat dari kayu. Sementara di sudut lainnya, beberapa pekerja sedang mengisi botol-botol berbagai ukuran dengan cairan kental berwarna hitam.

“Inilah ruang produksi kecap Segi Tiga,” ujar Agus Sudianto, kordinator pemasaran perusahaan kecap Segi Tiga, ketika ditemui Suara Hidayatullah di pabrik tersebut, beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah, kecap Segi Tiga masih bisa bertahan sampai sekarang,” imbuhnya penuh syukur.

Baca Juga

Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi
Di Bawah Teduh Tauhid Rahamutiyah: Sebuah Obituari

Menurut Agus, ratusan pabrik kecap berdiri di Majalengka, Jawa Barat pada tahun 70 hingga 90-an. Namun, satu persatu berguguran. Salah satu pabrik kecap yang masih bertahan dan merasakan manisnya bisnis “si kental hitam” hingga sekarang adalah kecap Segi Tiga. Lantas, apa kiatnya bisa bertahan dan terus berkembang?

Menjaga Mutu dan Kualitas

Pria lulusan Universitas Islam Bandung (Unisba) Fakultas Hukum ini memberi kiat-kiatnya. Pertama, pengelola kecap Segi Tiga selalu menjaga mutu serta kualitas. Kedua, kreatif atau mengikuti perkembangan zaman, seperti memproduksi kecap manis yang bervariasi tingkatannya. “Dulunya hanya sebatas rasa asin,” kata Agus.

Ketiga, menjalin hubungan yang baik dengan pelanggan dan para agen. Keempat, memasarkan kecap ke pasar modern, seperti ke Jogja Dept Store, Surya Swalayan, 17 Swalayan, Majalengka Mart, dan lain-lain.

Selain itu, memasarkan produk melalui media sosial, seperti facebook, whatsapp, instagram, serta media online lainnya. Ada bonus dari perusahaan apabila target perusahaan tercapai atau bahkan melebihi.

Kini, perusahaan kecap Segi Tiga punya karyawan sebanyak 34 orang. Perusahaan ini setiap bulan mampu memproduksi lima ribu botol. Bahkan, kadang bisa lebih,  tergantung permintaan pasar.

Selain di Kabupaten Majalengka, wilayah pemasarannya juga telah merambah ke beberapa kota sekitarnya seperti kabupaten Subang dan Indramayu.

Beragam Ukuran dan Rasa

Perusahaan kecap Segi Tiga memproduksi berbagai ukuran kemasan. Ada yang 135 mililiter (ml), 250 ml, 500 ml, dan 600 ml. Bahkan ada yang curah. Ukurannya 1 liter dan 5 liter.

Kecap Segi Tiga pun menyajikan berbagai rasa seperti asin, manis, manis sedang, dan asin sedang.

Adapun soal harga, cukup bervariasi. Kecap manis 135 ml dibandrol Rp 7.000, kecap manis 300 ml Rp 14.500. Kecap asin 135 ml Rp 6.000, kecap asin 300 ml Rp 12.500, dan kecap manis sedang 135 ml Rp 6.500.

Selain itu, ada juga yang dijual secara curah atau jerigen. Kecap rasa asin 1 liter Rp 35.000, kecap asin 5 liter Rp 175.000, kecap manis 1 liter Rp 40.000, kecap manis 5 liter Rp 200.000, dan kecap manis sedang 5 liter Rp 187.500.

Sebagai wujud syukur kepada Allah, Sang Pemberi rezeki, maka para karyawannya diminta untuk menjaga dan meningkatkan ibadah. Misalnya setiap akan memulai pekerjaan diawali dengan doa bersama. Lalu, karyawan diwajibkan shalat Zhuhur dan Ashar berjamaah di mushala pabrik. Selain itu ada anjuran untuk bersedekah.

Agus sendiri pun aktif mengikuti kegiatan keislaman seperti halaqah pekanan dan majelis taklim. “Semoga ikhtiar dari sisi manajemen dan spiritual ini menjadi jalan kemudahan, kemajuan, dan keberkahan,” harapnya.

*Kisah selengkapnya, bisa dibaca di rubrik Muamalat majalah Suara Hidayatullah edisi Januari 2021.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kecap SegitigaMajalengka
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelototi Saja Itu Perokok! Kata Menteri Kesehatan Hong Kong
Tulisan selanjutnya Penguatan Ukhuwah Dengan Kalender Hijriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial

Artikel
16 Juni 2026 16:34
Dua Ledakan di Jalan Raya Khyber Pakhtunkhwa Sedikitnya 7 Orang Tewas
Santri Tahfidz Ar-Riyadh Tampil pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bontang
MUI Serukan Masyarakat Lawan Gerakan Normalisasi LGBT
AS-Iran Capai Kesepakatan Final, Trump dan Pezeshkian Resmikan Memorandum

Terbaru

  • Pentagon Perlu $80 Miliar untuk Tutup Biaya Perang Iran dll
  • Dua Ledakan di Jalan Raya Khyber Pakhtunkhwa Sedikitnya 7 Orang Tewas
  • Pesepakbola Paraguay Jadi yang Pertama Diusir dari Lapangan Piala Dunia karena Menutup Mulut
  • Pengadilan Penjarakan Orang Tua dari Bocah Pelaku Penembakan di Sekolah Beograd Serbia 2023
  • Label Teroris untuk Palestine Action Dibenarkan Pengadilan Banding Inggris
  • Amerika Serikat Hentikan Pendanaan Program HIV di Afrika Selatan
  • Hujan Hitam di Moskow Usai Ukraina Bombardir Pengilangan Minyak Rusia
  • Jangan Cuma di Stadion, Pria Jepang Diminta Ikut Bantu Bersihkan Rumah
  • Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang
  • Semua Biaya Ditanggung Qatar Kirim 1.000 Pendukung Timnas Jelang Laga Versus Kanada

Mungkin Anda Juga Suka

Artikel

Tragedi San Diego & Hipokrisi Barat

20 Mei 2026 15:30
Artikel

Tolak Penyembelihan Dam Haji di Indonesia, Begini Fatwa MUI

14 Mei 2026 05:00
Artikel

Mengelola Ikhtilaf: Menjaga Ukhuwah di Tengah Perbedaan

13 Mei 2026 11:22
BeritaGhazwul Fikr

SPI: Feminisme Hanya Melestarikan Konflik!

6 Mei 2026 12:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?