Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Salim Said: Kirimlah Anak-anakmu ke Akademi Militer

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Oktober 2017 05:37 5:37 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Oktober 2017 05:37
Bagikan
Pakar militer Prof. Dr Salim Said
Bagikan

Hidayatullah.com– Dalam pengajian bulanan Muhammadiyah yang bertema “Islam, TNI, dan Kedaulatan Bangsa” di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, pengamat militer Salim Said menceritakan konsep “Kita” di Indonesia.

Konsep “Kita”, tuturnya, bermula pada Perang Paderi. Kala itu, kaum Paderi perang melawan kekuatan kaum adat. Penjajah Belanda lalu datang ke sana membantu kaum adat.

“Kaum Paderi melihat yang mereka perangi itu adalah orang Belanda selain orang adat. Mereka merumuskan yang kita lawan ini kafir. Kita ini siapa? Kita ini Islam. Jadi mulailah lahir konsep ‘Kita’,” ujarnya.

Baca: Panglima TNI: Indonesia Tak Pecah karena Pancasila Dijaga Umat Islam

Konsep “Kita” ini, lanjutnya, kemudian menular ke Perang Aceh dan Diponegoro. Sejak saat itu ada kata “Kita”. Tapi “Kita” itu baru orang Islam. Karena itu gerakan massal pertama di Indonesia adalah Sarekat Islam. Menurutnya peranan Islam besar sekali dalam sejarah.

“Pertanyaannya buat Anda semua. Anda diminta tidak hanya teriak Allahu Akbar. Apa yang bisa Anda lakukan supaya orang Islam terhormat dan tidak dihinakan di negeri ini?” serunya disambut tepuk tangan jamaah pengajian.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Lebih lanjut, ia bercerita, pada tahun 50-an -ketika Indonesia baru merdeka, semua pemimpin tentara yang dilatih Jepang itu adalah orang Islam.

“Apa kalian pernah tahu ada Komandan Batalion yang tidak pernah pakai celana panjang, (tapi) pakai jubah terus. Namanya Kiai Syam’un di Banten?” ucapnya.

Baca: Din: Saya Titip Watak Tauhid kepada TNI

Namun setelah penyerahan kedaulatan, kebanyakan tentara Sabilillah dan Hizbullah berhenti menjadi tentara. Sebab bagi mereka tidak ada budaya bekerja menjadi pegawai pemerintah.

“Jadi yang menguasai tentara kita kebanyakan bukan lagi orang santri. Jadi kalau Anda ingin budaya itu bertahan, kirimlah anak-anakmu ke akademi militer,” pesannya disambut tepuk tangan.* Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cikal bakal TNIHizbullahislamIslam di Indonesiakaum PaderiKedaulatan Bangsakemerdekaan IndonesiaKiai Syam’unkonsep “Kita”pendidikan militerpengamat militerPenjajah BelandaPerang AcehPerang DiponegoroPerang PaderiSalim Saidsejarah Islam di Indonesiatentaratentara SabilillahTNI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Panglima TNI: Indonesia Tak Pecah karena Pancasila Dijaga Umat Islam
Tulisan selanjutnya Operasional Haji 1438 H Berakhir, Jamaah Dipesankan Jaga Ketekunan Beribadah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?