Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Menengok Madrasah Pengungsi Rohingya di Cox’s Bazar, Gurunya Tidak Dibayar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Oktober 2017 14:49 2:49 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Oktober 2017 05:00
Bagikan
Bocah-bocah Rohingya sedang belajar di madrasah khusus pengungsi Rohingya di wilayah Narapaya, Teknaf, Cox's Bazar, Bangladesh, dijepret pada Selasa (17/10/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengungsi Rohingya yang berada di Cox’s Bazar, Bangladesh, sampai kini jumlahnya mencapai ratusan ribu. Dari mereka banyak anak-anak yang kehilangan orangtua.

Mereka juga banyak yang tidak bisa melanjutkan mengaji. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan mereka untuk menimba ilmu agama, termasuk mengenai al-Qur’an.

Di salah satu kamp pengungsi yang ada di wilayah Narapaya, Teknaf, Cox’s Bazar, telah berdiri madrasah yang diperuntukan bagi pengungsi Rohingya.

Tidak hanya muridnya, gurunya pun juga merupakan pengungsi etnis Rohingya yang telah mendiami madrasah tersebut.

Baca juga: Pengungsi Rohingya Terus Bertambah, Tiba saat Malam Diguyur Hujan

“Madrasah ini sudah ada dari tahun 1994, namun baru beberapa tahun ini ramai dengan anak-anak pengungsi,” ucap Emil, salah seorang pengungsi asal Rakhine, Myanmar, di Narapaya Camp, Teknaf, Cox’s Bazar, dengan logat bahasa Melayu, ditemui pada Selasa (17/10/2017).

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Pantauan wartawan hidayatullah.com langsung di lokasi itu, bangunan madrasah ini memang sangat sederhana. Tapi para pengungsi Rohingya tetap semangat untuk mendidik anak anak pengungsi Rohingya. Perlu perbaikan sarana demi menunjang pendidikan yang memadai.

Guru dan murid etnis Rohingya sedang belajar di madrasah khusus pengungsi Rohingya di wilayah Narapaya, Teknaf, Cox’s Bazar, Bangladesh, dijepret pada Selasa (17/10/2017). [Foto: Niesky/hidayatullah.com ]
Tampak ratusan anak yang sedang belajar mengaji. Mereka berusia antara 5- 18 tahun, laki-laki dan perempuan. Mereka belajar menghafal al-Qur’an dan Hadits.

Hebatnya, guru yang mengajar di madrasah ini tidak dibayar. Mereka mengaku melakukan dengan ikhlash.

“Saya sudah sekitar 2 tahun mengajar di sini dan tidak dibayar,” kata Jamal, salah seorang guru dengan bahasa Inggris terbata-bata.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BangladeshCox's Bazaretnis Muslim Rohingyagenosida Rohingyakamp pengungsian RohingyaKekerasan Rohingyakrisis kemanusiaan Rohingyamadrasah pengungsi RohingyamyanmarPengungsi Rohingyapengungsi Rohingya di BangladeshRohingyawarga Muslim Rohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sebut Komunitas Bugis Bajak Laut, Mahathir Dituntut Meminta Maaf
Tulisan selanjutnya RDPU DPR, DDII: Perppu Ormas Dapat Menjerat Anggota Ormas Dakwah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?