Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Keluarga Yasir Teladan Umat dalam Dakwah Islamiyah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2017 16:32 4:32 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Oktober 2017 16:32
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

KELUARGA Ammar bin Yasir adalah teladan umat. Ammar, ibunya, Sumayyah, dan ayahnya, Yasir, memiliki andil cukup besar bagi perjalanan dakwah Islamiyah. Mereka telah mendapat siksaan, yang menurut ukuran manusia amatlah mustahil untuk tetap istiqamah, yaitu ketika majikannya (keluarga Bani Makhzum) mengetahui bahwa keluarga Ammar bin Yasir masuk Islam, kemudian menimpakan berbagai siksaan amat pedih kepada keluarga Ammar.

Dipaksanya anak beranak itu untuk keluar dari Islam, dan kembali kepada agama berhala yang penuh kekufuran.

Suatu hari, di saat matahari padang pasir tengah membara, di sebuah lapangan terbuka di kawasan kota Mekkah, satu keluarga itu tengah menerima siksaan tak terperikan. Berhari-hari lamanya siksaan itu telah mereka derita.

Tatkala Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam berlalu dari hadapan keluarga itu, tiba-tiba terdengarlah rintihan Yasir dalam keadaan terbelenggu kedua tangan dan kakinya, ”Adakah derita ini sepanjang masa?” Segera Rasulullah menengadah ke langit seraya berseru, ”Wahai keluarga Yasir, bersabarlah. Bergembiralah kamu. Sesungguhnya surga telah dipersiapkan sebagai tempat kembali keluargamu.” Mendengar seruan Nabi tersebut, keluarga Yasir menjadi tenteram jiwanya dan kian tabah dalam menghadapi ujian.

Datanglah Abu Jahal laknatullah. Dimintanya keluarga itu memilih antara mati syahid ataukah dibiarkan hidup bersama rekannya dengan meninggalkan ajaran Muhammad, dan kembali menganut agama nenek moyangnya.

Baca Juga

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
KH. Abdullah Said dalam Liputan Majalah Panji Masyarakat
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo

Keluarga itu pun tetap berpihak pada ajaran Muhammad. Gugurlah Sumayyah sebagai saksi atas kebenaran yang diyakininya. Ia wanita pertama yang menyandang gelar syahidah atas din Islam ini. Disusul suaminya, Yasir sebagai lelaki pertama yang bergelar sebagai syuhada.

Sementara Ammar, anak pertama tetap bergulat menanggung siksaan. Ia tetap berupaya menanggung siksaan itu betapa pun pedihnya. Namun ia tetaplah sebagai manusia. Sesungguhnya siksaan yang ia terima telah melampaui batas kemanusiaan, hingga tanpa sadar Ammar pun mengucapkan kata-kata kekufuran sebagai upaya melepaskan siksaan yang ia derita.

Sungguh ia bersedih dengan ucapan itu, walaupun dalam hatinya tetap menyakiti sepenuhnya akan kebenaran Islam. Pada saat itu turunlah kebenaran Allah Subhanahu Wa Ta’ala, “Barangsiapa yang kafir kepada Allah sesudah ia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam keadaan beriman (dia tidak berdosa).” (QS. An-Nahl: 106).*/Sudirman STAIL (Sumber buku: 5 Taujih Ruhiyah, penulis: Abdullah Nashih ‘Ulwan)

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ammar bin Yasirlelaki pertama syuhadaSumayyahwanita pertama syahidahYasir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Panglima TNI Jenderal Gatot Ditolak Masuk AS, Ini Langkah Kemlu RI
Tulisan selanjutnya Asaduddin Syirkuh; Pahlawan Pemusnah Daulah Syiah Fathimiyah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action

Berita
31 Oktober 2026 10:09
Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI

22 Juli 2026 20:00
Sejarah

Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah

15 Juni 2026 07:41
Sejarah

H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina

23 Mei 2026 15:57
Sejarah

Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina

17 Mei 2026 13:42
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?