Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Jangan Menyerupai Sikap Ingkar Yahudi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 November 2017 20:48 8:48 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 November 2017 20:48
Bagikan
Penganut Yahudi membunyikan terompet dalam perayaan Rosh Hashana
Bagikan

‘IKRIMAH berkata, pada suatu hari aku mendatangi Ibnu Abbas yang sedang menangis, sedangkan mushaf berada dalam genggaman tangannya. Untuk menghormatinya aku merendahkan badanku dan terus seperti itu hingga aku mendekatinya, lalu duduk sambil berkata, “Apa yang membuatmu menangis wahai Abu Abbas, semoga Allah menjadikanku sebagai tebusanmu.“

Dia menjawab, “Lihatlah lembaran-lembaran ini, seluruhnya ada dalam surat Al-A’raf.“ Lalu dia melanjutkan, “Tahukah kamu?” Saya menjawab, “Ya, saya tahu.“

Dia berkata, “Di sana terdapat kawasan orang Yahudi yang ikan datang kepada mereka pada hari Sabtu dalam keadaan terapung, kemudian setan menggoda mereka dan berkata, “Sesungguhnya kalian dilarang untuk memakannya pada hari Sabtu, maka ambillah pada hari itu dan makanlah di luar hari tersebut.“

Sebagian kelompok di antara mereka menyetujuinya dan sebagian yang lain berkata (yang menyeru kebaikan dan mencegah kemungkaran), “Tetapi kalian dilarang untuk memakan, mengambil, dan berburu pada hari Sabtu.“

Mereka tetap seperti itu hingga datang Jumat berikutnya, lalu sebagian kelompok pergi dengan anak dan isteri mereka. Ada pun kelompok yang beraliran kanan (para dai) memisahkan diri, dan kelompok kiri pun memisahkan diri pula dan diam.

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Kelompok kanan berkata, “Sungguh celaka kalian. Allah melarang kalian menantang siksa-Nya.“ Sedangkan kelompok kiri berkata, “Mengapa kalian menasehati sebuah kaum yang Allah akan membinasakan mereka dan mengazabnya dengan azab yang pedih?”

Kelompok kanan berkata, “Mohon ampunlah kepada Tuhan kalian agar kalian bertakwa.“ Namun mereka tetap dengan kesalahan yang mereka lakukan. Ketika pagi hari pintu rumah mereka diketuk, lantas orang-orang naik ke atas benteng kota, mereka pun berseru, “Wahai hamba Allah, ada seekor kera, sungguh ia meraung dan memiliki ekor.”

Lalu Ibnu Abbas membaca ayat, “Ketika mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka, Kami selamatkan orang-orang yang melarang dari perbuatan jahat dan kami timpakan kepada orang-orang yang zalim azab yang pedih disebabkan mereka selalu berbuat fasik.“ (Al-Araf: 165)

Dia berkata, “Orang yang melarang dari perbuatan jahat telah selamat, namun sekarang kita banyak melihat perkara-perkara yang kian diingkari, namun kita tidak mengatakan sepatah kata pun.”*/Sudirman STAIL (Sumber buku: Investasi Akhirat, penulis: Dr. Khalid Abu Syadi)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amar makruf nahi mungkarsikap ingkaryahudiYahudi jadi kera
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DPR Minta OKI Lebih Serius Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Tulisan selanjutnya Citronella: Si Cantik Dari Jawa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar

Berita
31 Oktober 2026 17:26
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?