Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Ratusan Warga Sipil Terkepung di Deir az-Zur, Goutha Timur Diserang 300 Kali

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 November 2017 14:22 2:22 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 November 2017 14:22
Bagikan
tembakan artileri suriah
Asap membumbung setelah gerilyawan Bashar al Assad melakukan serangan udara di wilayah pemukiman Kota Arbin, wilayah Ghouta Timur – Suriah, tanggal 15 November 2017. Sedikitnya 16 orang tewas setelah serangan tersebut
Bagikan

Hidayatullah.com–Ratusan warga sipil terjebak dalam kepungan dalam sebuah pulau di Sungai Efrates setelah Rezim Bashar al Assad dengan dukungan Iran dan Rusia berhasil merebut Kota Deir az-Zur dari Daesh, kutip Anadolu Agency.

Ratusan warga sipil tersebut menanti untuk diselamatkan dari kepungan Rezim Bashar al Assad.

Rezim Bashar al Assad dengan dukungan Rusia dan Iran berhasil merebut pusat kota Deir az-Zur dari Daesh pada 2 Oktober lalu.

Selama operasi, ratusan warga sipil melarikan diri dari pusat kota ke pulau Hawija Katia yang terletak di Sungai Euphrates yang membelah Deir az-Zur menjadi dua bagian.

Menurut Anadolu Agency di Deir ez-Zor, ratusan warga sipil terjebak dalam kepungan Rezim Bashar al Assad di pulau yang masih dikendalikan Daesh.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Baca: Pasukan Bashar Berhasil Kuasai Wilayah Deir al-Zour –

Daesh dilaporkan menggunakan warga-warga sipil tersebut sebagai perisai hidup.

Sementara itu, pasukan rezim tidak memberikan izin masuk ke pusat kota karena ada kemungkinan anggota Daesh akan menyelinap diantara warga-warga sipil tersebut.

Dikhawatirkan akan jatuh banyak korban jika pasukan Rezim Bashar al Assad yang didukung Rusia, Iran serta organisasi teroris asing melakukan serangan untuk mengambil alih pulau tersebut.

Goutha Timur diserang 300 kali

Sementara itu, Rezim Bashar al Assad kembali melanggar perjanjian gencatan senjata yang sudah disepakati sejak 22 Juli 2017

Selama 24 jam, Goutha Timur menerima lebih dari 300 kali serangan dari tentara rezim Bashar al-Assad. Dari serangan tersebut sedikitnya 16 orang tewas, 8 orang di antaranya adalah warga sipil.

Menurut Anadolu Agency yang berada di Damaskus, Rezim Bashar al Assad melakukan serangan terus menerus ke distrik Arbin, Hammuriya, Madyara, Misraba, Duma, Sakba, Kafr Batna, Merc ve Haresta di wilayah Goutha Timur sejak kemarin siang hingga Rabu.

Berdasarkan informasi yang diberikan oleh Pusat Media Goutha yang didirikan oleh wartawan lokal, Rezim Bashar al Assad telah melakukan 50 kali serangan udara dan 250 serangan meriam selama dalam kurung waktu 24 jam.

Baca: Bayi Kekurangan Gizi di Suriah jadi Perhatian Dunia

Pusat Media tersebut menyampaikan bahwa serangan masih terus berlanjut, akibatnya lebih dari 100 orang terluka.

Goutha Timur merupakan wilayah deeskalasi yang disepakati Turki, Rusia, dan Iran dalam perundingan Astana. Gencatan senjata dimulai pada 22 Juli, namun Rezim Bashar al Assad selalu melanggar kesepakatan.

Serangan rezim yang semakin bertambah membuat banyak bangunan yang ada di daerah tersebut hancur.

Sejak Perang Suriah merebak di Suriah pada Maret 2011, PBB melansir lebih dari 250.000 orang tewas. Lembaga Syrian Center for Policy Research mengatakan jumlah korban sebenarnya jauh lebih besar, diperkirakan melebihi 470.000 orang.

Perang sipil di dimulai ketika rezim Bashar al-Assad mulai menindak keras demonstrasi pro-demokrasi. Ratusan ribu warga sipil menjadi korban konflik itu yang melibatkan pasukan koalisi menyerang oposisi. Lebih-lebih setelah keterlibatan Rusia dan milisi Syiah didukung Iran. Jutaan warga terpaksa melarikan diri dan mengungsi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadDaeshDeir Az ZurGoutha TimuriranISISPerang SuriahrusiaSungai EufratTsaurahwarga sipil
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jakim akan Bantu Jepang Mendapatkan Sertifikat Halal dalam Olimpiade 2020
Tulisan selanjutnya Kuwait Memberlakukan Kembali Wajib Militer

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?