Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tanggapi Film Kontroversial ‘Naura dan Genk Juara’, KPAI akan Tonton Dulu

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 24 November 2017 09:24 9:24 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 24 November 2017 09:20
Bagikan
cerita
Film 'Naura dan Genk Juara'.
Bagikan

Hidayatullah.com– Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menanggapi film Naura & Genk Juara (NGJ) yang mengundang kontroversi di tengah masyarakat.

Dalam rangka itu, pihak KPAI akan menonton terlebih dahulu film tersebut sebelum mengambil langkah sikap selanjutnya.

Demikian diakui Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti.

“Aku nonton besok (Jumat, 24 November 2017, Red),” ujarnya kepada hidayatullah.com di Jakarta lewat pesan singkat kemarin.

Sebelumnya diketahui, film NGJ menuai sorotan dari sejumlah pihak khususnya kalangan orangtua.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Arnoud Van Doorn, Sang Pembuat Film Penghina Islam itu Naik Haji

Diketahui, baru-baru ini beredar, seseorang mengaku kecewa setelah menyaksikan film Naura & Genk Juara (NGJ) bersama anak-anaknya.

“Setelah menyaksikan sendiri film tersebut, ada banyak notes di dalam kepala saya yang selama film mengalir berkali-kali memberikan pemahaman kepada anak-anak. Saya merasa kecolongan…,” sebut warganet tersebut dalam pesan berantai yang menyebar luas termasuk di kalangan wartawan.

“Dalam cerita di filmnya sendiri pun banyak sekali kejanggalan yang saya temui. Misalnya adalah tidak adanya guru pendamping dari tiap sekolah untuk mendampingi murid-murid mereka di camp tersebut. Lalu pembagian tenda yang menyatukan antara anak laki-laki dan anak perempuan, ‘kalian dari SD Angkasa? Tenda kalian di sana ya.’

Lalu bagaimana mungkin camp yang isinya anak-anak SD bisa tidak ada pengawasnya saat malam hanya karena semua harus mencari seorang anak yang hilang?

Lalu untuk percobaan-percobaan sciences-nya? Saya rasa itu hanya pemanis buatan. Karena tak ada penjelasan sama sekali, misalnya kelompok A membuat apa, dari apa, fungsinya apa. Bahkan hasil karya Naura sendiri pun seperti tak dihargai, terlihat dari cepot (hewan peliharaan Kipli) yang membawa kabur GPS naura tapi tidak dicari.

Penghargaan terhadap anak pun kurang, ini bisa ditemui dari respon Bu Laras pada laporan Naura dan teman-temannya mengenai Okky yang hilang, dan juga cara panitia camp berkata-kata pada tokoh Bimo yang justru seperti merendahkan bakat seorang anak,” tulisnya.

Baca: Anggota DPR Desak ANTV Hentikan Film King Suleiman

“Hal paling saya soroti dalam film ini, sama seperti yang disoroti oleh akun seorang bunda bernama Maya, adalah tendensius beragama!

Okelah saya masih bisa menerima jika saya tidak menemukan SATU PUN TOKOH BERHIJAB di dalam film anak-anak itu, film anak-anak Indonesia yang mana Indonesia sebagian besar Muslimahnya mengenakan hijab dengan segala pernak perniknya, perhatikan saja mamak-mamak ternak Indonesia saat ini yang hits dengan hijab-hijan mereka. Tapi yang tidak bisa saya terima adalah PELECEHAN TERHADAP KALIMAT2 SUCI UMAT ISLAM!

Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa membuat film ini bukan sehari dua hari selesai, ada proses panjang di sana, kan! Mulai dari pembuatan naskah, skenario, meeting sana sini untuk mematangkan ceritanya, alurnya, skenarionya. GA MUNGKIN BISA SLEBOR memasukan SENTIMEN AGAMA, kecuali memang ADA AGENDA TERTENTU!!!

Islam dicitrakan sebagai penjahat berjenggot, yang meski menteriakan takbir, sering istighfar, namun kelakuan bejat, bahkan di film dinamai trio licik!

Selain sentimen yang sangat jahat terhadap Islam, saya juga melihat kengerian lain di film ini!,” sebutnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:film anakfilm kontroversialFilm Naura & Genk JuaraFilm NGJfilm penghina Islamfilm tidak mendidikKomisi Perlindungan Anak IndonesiaKomisioner KPAIkpaiNGJ menghina Islampendidikan anakRetno Listyarti
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Disusupi Mafia, Italia Bubarkan 5 Dewan Daerah
Tulisan selanjutnya Lembaga Islam Internasional dan Turki Bantu 1.500 Keluarga Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?