Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

UBN: Kita Tatap Masa Depan Islam yang Baru di Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Desember 2017 10:34 10:34 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Desember 2017 10:34
Bagikan
Ustadz Zaitun Rasmin (kiri) dan KH Bachtiar Nasir (tengah) bersama tokoh-tokoh GNPF Ulama lainnya pada Reuni Alumni 212 di Lapangan Monas, Jakarta, Sabtu (02/12/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua GNPF Ulama KH Bachtiar Nasir menyimpulkan, penyebab perpecahan umat yang selama ini terjadi, berakar pada 2 hal.

Yaitu jelasnya jauhnya umat dari al-Qur’an dan adanya pengelompokan-pengelompokan terhadap umat Islam.

Hal itu ia sampaikan dalam tausiyahnya pada acara Reuni Akbar 212, konsolidasi akbar yang didukung berbagai komponen umat Islam, di Lapangan Medan Merdeka Monas, Jakarta, Sabtu (02/12/2017).

Baca: Habib Rizieq: Kuatkan Tekad, Jangan Terpecah Belah

Untuk kasus yang pertama, ustadz yang kerap disapa UBN ini menyindir, masih banyak yang tidak shalat subuh berjamaah dan lebih mendahulukan membaca WhatsApp dibanding al-Qur’an.

Yang kedua adalah masih adanya gesekan dalan internal umat Islam dikarenakan beberapa perbedaan, seperti organisasi, madzhab, dan lain-lain.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Demi Allah, tidak pernah ada di hati saya bahwa NU, Anshor, dan Banser melarang saya ceramah. Yang ada adalah karena saya yang jarang silaturahim kepada mereka,” tegasnya.

Berikutnya, UBN mengajak agar umat Islam tidak membuka kembali luka sejarah.

“Pernah ada luka sejarah di masa lalu. Masyumi pernah kecewa dengan NU, dan NU kecewa dengan Masyumi. Itu adalah ijtihad para pendahulu kita,” kata UBN.

Baca: Perkuat Ukhuwah, UBN Disambut dan Dikawal GP Ansor-Banser di Cirebon

“Kini kita umat Islam perlu membuat ijtihad baru, yaitu bersatunya semua kekuatan Islam baik yang tradisional maupun modernis di Indonesia. Hilangkan syak wasangka, lupakan luka sejarah. Kita menatap masa depan Islam yang baru di Indonesia,” lanjutnya.

Persatuan perlu terus diupayakan karena ada pihak-pihak yang ingin agar umat terus berseteru.

“Mereka, musuh agama dan negara, tidak peduli kamu ini bajunya putih atau hijau, tidak perduli kamu NU atau Muhammadiyah, mereka tidak perduli bangsa negara ini hancur. Yang mereka mau adalah kita umat berpecah belah, bawa lari kekayaan Indonesia yang luar biasa ini,” pungkasnya.

Baca: “(Dari Monas) Mari Kirimkan Pesan Persatuan pada Dunia”

“Saudara Telah Mengecewakan Kaum Pesimis”

Sementara itu, masih dalam acara Reuni Alumni 212 tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga hadir memberikan sambutannya, Sabtu pagi bakda subuh.

Anies menyebut, areal yang dikenal dengan Lapangan Medan Merdeka ini adalah simbol perjuangan rakyat Indonesia, anak-anak yang dididik untuk jadi pejuang.

Lapangan ini menjadi menjadi simbol dari ratusan ribu pejuang kemerdekaan yang menghibahkan nyawanya untuk tegaknya Republik Indonesia.

Dalam sambutannya Anies pun menegaskan kembali dibukanya Monas untuk kegiatan keagamaan.

“Alhamdulillah Monas kembali dibuka. Bukan hanya untuk upacara, tapi juga untuk kegiatan keagamaan, pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain,” ujarnya di depan sekitar 1 juta massa yang memadati lapangan Monas.

Selanjutnya, Anies menyebut, Aksi 212 setahun lalu adalah bentuk optimisme. Anies berharap kedamaian dan ketertiban itu bisa diulangi saat ini.

Anies menilai bahwa Aksi 212 tersebut telah mengecewakan…. Jangan salah sangka dulu. Ini pernyataan awal Anies:

“Saudara-saudara yang saya hormati. Tahun lalu saudara-saudara berkumpul di tempat ini. Tahun lalu saudara-saudara berkumpul dan mengecewakan…,” ujar Anies yang tampil dengan peci hitam, baju koko putih, dan celana gelap.

Baca: Anies Menilai Aksi 212 Mengecewakan Kaum Pesimis

Anies juga mengajak umat Islam terkhusus peserta Reuni Alumni 212 untuk mengirimkan pesan persatuan, kedamaian, dan kebahagiaan kepada dunia.

“Saudara-saudara semua, kali ini (dari Monas, Red) mari kita kirimkan pesan pula bukan hanya pada ibukota, bukan hanya pada Indonesia, tapi pada dunia. Bahwa di ibukota Indonesia, bila berkumpul orang begitu banyak, maka perkumpulannya mengirimkan pesan persatuan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi semua,” seru Anies disambut tepuk tangan dan pekikan takbir para peserta Reuni Alumni 212.* Murtadha Ibawi, SKR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aksi 212Aksi 411aksi bela IslamAnies BaswedanAnsorBachtiar NasirBansergerakan shalat subuhGubernur DKI JakartaKetua GNPF Ulamamaulid nabiMonasNUpersatuan umatreuni 212Reuni Akbar Alumni 212reuni alumni 212shalat subuhtoleransiUBNukhuwah Islamiyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Habib Rizieq: Kuatkan Tekad, Jangan Terpecah Belah
Tulisan selanjutnya KH Cholil Ajak Umat Islam Hijrah, Titik Awal Perubahan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?