Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tokoh Gereja Mormon Poligami Amerika Dibui karena Penipuan Bantuan Makanan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Desember 2017 18:46 6:46 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Desember 2017 11:24
Bagikan
Lyle Jeffs dan istri-istrinya (kiri), Warren Jeffs dan istri-istrinya (kanan atas), Pengumuman FBI, DPO atas nama Lyle Jeffs (kanan bawah).
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang tokoh sekte Kristen Mormon Poligami telah divonis penjara 5 tahun karena melakukan penipuan dan melarikan diri dari tahanan rumah di Utah, Amerika Serikat.

Lyle Jeffs mengaku melakukan apa yang disebut pihak berwenang sebagai penipuan terbesar dalam program bantuan makanan pemerintah federal di Amerika Serikat, lapor BBC.

Dia ditangkap bulan Juni setelah hampir selama setahun buron dan menyatakan dirinya bersalah.

Saudara lelakinya, mantan pemimpin Kristen Mormon Warren Jeffs, dijebloskan ke dalam penjara pada 2011 dalam kasus serangan seksual terhadap anak. Warren Jeffs, mantan presiden Fundamentalist Church of Jesus Christ of Latter Day Saints (FLDS), dinyatakan bersalah memaksa dua gadis di bawah umur melakoni “perkawinan spiritual”. Akibat perbuatan bejatnya itu, seorang anak laki-laki dilahirkan dari salah satu korban yang berusia 15 tahun.

Hari Rabu (13/12/2017), Lyle Jeffs –bekas uskup FLDS– mengatakan kepada seorang hakim federal di Salt Lake City bahwa dengan “rendah hati dan penuh hormat saya mengakui kesalahan-kesalahan dan keputusan salah yang telah saya perbuat.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jaksa penuntut mengatakan para pemimpin FLDS mengambil kupon jatah makanan milik para pengikutnya, lalu menjual kupon-kupon itu dan uangnya dipakai membeli sejumlah mobil serta barang mewah lainnya.

Dokumen pengadilan menyebutkan, para pengikut mereka mengalami kelaparan, kekurangan gizi yang parah serta berbagai macam gangguan kesehatan, setelah dipaksa untuk menyerahkan kupon-kupon makanan miliknya kepada Jeffs bersaudara.

Sementara pengikutnya kelaparan dan hidup serba kekurangan, keluarga Jeffs memiliki tukang masak pribadi dan sering menyantap “daging iga, halibut, lobster, tiram, dan masakan-masakan mahal lainnya,” kata jaksa saat menyampaikan tuntutannya.

Tim pembela tokoh Kristen Mormon itu mengatakan di persidangan bahwa agama kliennya mengajarkan hidup komunal, dan menyerahkan kupon makanan sama halnya seperti kebiasaan menghadiahkan makanan yang dilakukan oleh penganut agama lain, lapor koran Salt Lake Tribune.

Selain menjatuhkan hukuman penjara, hakim memerintahkan Jeffs membayar denda $1 juta kepada Departemen Pertanian Amerika Serikat yang menjalankan program kupon makanan di negara itu.

Jaksa penuntut federal mengatakan bahwa meskipun terdakwa dinyatakan bersalah dalam kasus pertamanya itu, tetapi dia selama bertahun-tahun juga terlibat aktivitas-aktivitas ilegal lain yang diperintahkan oleh saudaranya, Warren Jeffs.

Apa itu Kristen Mormon?

Gereja Mormon, yang nama resminya adalah Church of Jesus Christ of Latter Day Saints (Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Kudus Akhir Zaman), didirikan di Amerika Serikat oleh Joseph Smith pada tahun 1830. Sekarang jumlah pengikutnya sekitar 14 juta orang.

Kristen aliran Mormon meyakini gerejanya merupakan restorasi dari gereja seperti yang dibentuk oleh Yesus, dan bahwa gereja-gereja Kristen lain sudah terjerumus dalam kebinasaan.

Fundamentalist Church of Jesus Christ of Latter Day Saints (FLDS, ada penambahan fundmentalis dari gereja induknya) merupakan sekte sempalan dari Gereja Mormon.

FLDS memisahkan diri dari Gereja Mormon setelah gereja induk tersebut melarang poligami pada tahun 1890 dan menambah panjang daftar perbuatan dosa yang dapat diganjar hukuman.

Anggota jemaat FLDS melihat poligami sebagai sebuah kebutuhan dan jika mempraktekkannya akan mendapat ganjaran paling baik di akhirat kelak. Itu mengapa FLDS sering disebut sebagai sekte Mormon Poligami.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Agar Persekusi Ulama Tak Terulang, Negara Didesak Hadir
Tulisan selanjutnya Sekolah Tatap Muka Kemdikbud Hapus Buku Elektronik ‘Yerusalem Ibu Kota Israel’ Terbitan Yudhistira

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026

Berita
8 Juni 2026 19:00
Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid
Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?