Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

Merasakan Manisnya Iman itu dengan Amal

Ahmad
Terakhir diupdate: 1 Maret 2018 15:50 3:50 pm
Ahmad
Dipublikasikan 1 Maret 2018 15:50
Bagikan
Bagikan

IMAN bukanlah sesuatu yang dapat dirasakan kehadirannya, peningkatannya, hanya dengan memahami ilmu agama secara teoritis semata. Tanpa amal tanpa pengorbanan.

Iman di dalam Islam sebagaimana juga dibuktikan dalam sejarah adalah perkara yang manisnya bisa dirasakan ketika jiwa raga seseorang menceburkan dirinya di dalam segala bentuk aktivitas ataupun pekerjaan yang menyangkut hajat hidup umat Islam dan demi tegaknya peradaban Islam.

Mengapa dahulu para sahabat Nabi sangat antusias dalam jihad? Karena dalam jihad ada manisnya iman yang tak bisa dirasakan melainkan dengan mencicipi dan lebih jauh menikmatinya. Sebagian ulama larut dengan aktivitas mengajarkan ilmu dan bersedekah setiap hari. Mengapa mereka terus melakukannya? Karena manisnya iman nyata mereka rasakan.

Oleh karena itu penting dipahami, bahwa untuk meningkatkan iman dan taqwa adalah dengan langsung menjalankan segala macam bentuk amalan bahkan perjuangan dan pengorbanan bagi tegaknya iman dan peradaban Islam.

Ustadz Abdullah Said di dalam bukunya Kuliah Syahadat mengatakan bahwa mencari pengalaman melalui keterlibatan langsunglah satu-satunya cara paling efektif untuk merasakan sendiri halawatul Iman (manisnya iman) atau kenikmatan beriman. Bagaimana mungkin umat bisa menikmati kalau belum pernah mengalami, akan sangat berbeda bobot keyakinan yang diperoleh lewat berita dibandingkan dengan yang dirasakan secara langsung.” (halaman: 144).

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

Baca: Antara Ilmu dan Iman

Beliau melanjutkan “Selama hal tersebut hanya berupa teori yang tak beda dengan berita, selama bentuknya sekadar informasi dan indoktrinasi semata, tidak dengan menunjukan langsung di lapangan agar mereka dapat mengalami sendiri pahit getirnya mempertahankan syahadat, suka dukanya mengembangkan syahadat, sampai-sampai kepada titik klimaksnya sebagai fase-fase penentuan uji cobanya, terlalu sulit kita harapkan kualitas (iman) yang baik itu.”

Itulah mengapa di dalam Islam banyak sekali perintah yang mesti dilakukan oleh umat Islam di mana sebagian besar di antaranya hanya dapat dilakukan oleh mereka yang benar-benar meyakini ajaran Islam, sehingga mereka inilah orang yang dapat merasakan keindahan sekaligus mampu merepresentasikan keindahan ajaran Islam.

Sebagai contoh, bukti empirik yang paling dekat dengan kehidupan kita hari ini adalah Aksi Bela Islam III 212 yang dilakukan oleh jutaan kaum muslimin di ibukota Jakarta.

Mereka yang merasakan guyuran hujan saat sholat Jumat,dan semangat mendengarkan khutbah, beserta saling terima dan lempar senyum kepada sesama kaum Muslimin akan merasakan sebuah getaran iman yang luar biasa, yang tak mudah untuk dipaparkan secara lisan apalagi tulisan, dan tidak mungkin bisa dirasakan secara utuh manisnya perasaan kala itu, sejuk dan damainya jiwa saat itu, kecuali oleh mereka yang hadir merasakan secara langsung betapa hebatnya Aksi 212 itu.

Baca: Selamatkan Imanmu, Jauhi Sifat Tamak

Lebih jauh bisa kita lihat dalam kehidupan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam dari berbagai sisi.

Dari sisi ibadah beliau mampu menghidupkan malam-malam dengan sholat, dari sisi kepedulian beliau menjadi orang yang sangat gelisah apabila di dalam rumah masih ada harta yang belum disedekahkan. Dari sisi kepemimpinan beliau adalah orang yang paling mengkhawatirkan nasib umatnya sampai-sampai menjelang wafatnya beliau masih mengatakan, “ummati, ummati, ummati.”

Di sisi lain kita juga dapat menemukan heroisme para sahabat dalam mencari keridhaan Allah subhanahu wa ta’ala, mereka yang memiliki harta dengan mengorbankan untuk agama, mereka yang memiliki tekad belajar rela melakukan apapun demi mendapatkan ilmu dari sisi Rasulullah, dan mereka yang memiliki keterampilan memimpin pasukan, senantiasa menghabiskan umur dan tenaganya untuk memenangkan agama Allah.

Ini semua menunjukkan kepada kita bahwa jika benar-benar ingin merasakan manisnya Iman di dalam hati, maka tidak ada cara lain kecuali menguatkan niat, memantapkan tekad untuk terjun langsung melakukan hal-hal yang strategis lagi dibutuhkan untuk kemaslahatan umat Islam.

Tanpa itu maka boleh jadi kita hanya akan menjadi seorang Muslim yang belum pernah benar-benar merasakan manisnya iman dan pada saat yang sama kita hanya menjadi pribadi yang merasa puas dan cukup menjadi Muslim yang hanya menjalankan ibadah-ibadah ritual, namun abai dalam menjalankan fungsi diri sebagai pemimpin, khalifah Allah di muka bumi ini.

Seperti ditegaskan oleh Iqbal dalam bukunya “Rekonstruksi Pemikiran Religius di dalam Islam” bahwa Al-Quran adalah sebuah kitab yang menekankan ‘perbuatan’ daripada ‘pemikiran,’ ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang keindahannya hanya bisa ditampilkan manakah umatnya benar-benar siap untuk menjadi garda yang terdepan dalam mengamalkan ajaran Islam.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amalImanislamperadaban Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Smack Down” Akan Digelar di Saudi Hingga 10 Tahun ke Depan
Tulisan selanjutnya Inilah Kelompok Kurdi yang Bertempur Bersama Turki dalam Operasi “Olive Branch”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?