Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Wakapolri Ingatkan Anggotanya Tak Kaitkan Hoax dengan Muslim, MUI Mengapresiasi

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 10 Maret 2018 06:12 6:12 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 10 Maret 2018 06:12
Bagikan
Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin semasa menjabat Wakalpolri.
Bagikan

Hidayatullah.com– Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin mengingatkan anggotanya untuk tidak mengait-ngaitkan penyebaran hoax dan hate speech serta tindakan radikalisme dan terorisme di negeri ini dengan Islam.

Sebab, jelas Syafruddin, kalau ada orang Islam yang menyebarkan hoax dan hate speech serta melakukan tindakan radikalisme dan terorisme, hal itu pasti dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, bukan mencerminkan umat Islam.

Baca: MUI Minta Polri Adil Tangani Kejahatan Siber

“MUI memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap pernyataan Wakapolri (tersebut),” ujar Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr Anwar Abbas kepada hidayatullah.com Jakarta, Jumat (09/03/2018) melalui pesan WhatsAppnya.

Anwar menilai pernyataan Syafruddin itu benar-benar menyejukkan dan melegakan.

“Karena selama ini bila ada orang yang melakukan hate speech dan menyebarkan hoax, radikalisme dan terorisme, kita-kita yang beragama Islam dan tidak melakukan itu dan bahkan membenci itu menjadi terbawa-bawa.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sehingga akibat dari pemberitaan itu, umat Islam benar-benar merasa dirugikan karena dengan cara itu umat Islam menjadi berada dalam posisi tersudut dan di sudut-sudutkan,” ungkapnya.

Baca: “Karena Tak ada Organisasi Khusus, Semua Bisa Ngaku MCA”

Akibatnya pula, kata Anwar, banyak umat Islam kesal dan merasa curiga terhadap penanganan masalah yang dilakukan oleh para penegak hukum dan pihak kepolisian, sehingga analisisnya pun sampai melebar dan merebak kemana-mana.

“Bahkan ada yang sampai kepada kesimpulan bahwa pihak kepolisian tidak fair, tebang pilih, dan diskriminatif karena yang mereka bidik hanya orang Islam, padahal mungkin sejatinya pihak kepolisian sudah bekerja keras dan profesional dalam menangani kasus yang dihadapinya,” ujar Anwar.

Ia pun berharap, mudah-mudahan sikap dan kebijakan yang disampaikan oleh Wakapolri tersebut benar-benar bisa diimplementasikan.

“Sehingga kegaduhan di negeri ini di masa depan akan bisa kita hindari,” imbuhnya berharap.

Baca: “Penangkapan MCA Palsu Besar Kemungkinan karena Kecewa Kekalahan Politik”

Sebab, menurut Anwar, siapapun dia terutama dari kalangan umat Islam, pasti akan menerima dan mendukung jika polisi menangkap dan menindak pihak-pihak yang memang bersalah dan melanggar hukum. “Asal jangan dikait-kaitkan dengan agama, suku, dan rasnya,” imbuhnya menekankan.

Untuk itu, umat Islam benar-benar berharap agar pihak kepolisian lebih fokus kepada para pelaku dan tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh si pelakunya, tanpa mengait-ngaitkannya dengan agama, suku, dan dari si pelaku.

“Kita berharap dengan sikap dan paradigma baru dari kepolisian ini, Indonesia akan menjadi negeri yang aman, tenteram, dan damai, serta sunyi dari kegaduhan karena para penegak hukum dan pihak kepolisian benar-benar telah mendapatkan kembali trust dari masyarakat dan rakyat serta bangsa Indonesia,” ujarnya.

Hal itu menurutnya yang benar-benar diinginkan dan diharapkan.

Baca: ICMI Minta Kepolisian Tak Pandang “Merek” Menegakkan Hukum

Sebelumnya Wakapolri Komjen Pol Syafruddin mengatakan, Muslim sama sekali tidak mencerminkan hoax.

Hal ini ia ucapan terkait kasus penyebaran hoaks belakangan ini yang dilakukan kelompok mengatasnamakan “The Family MCA (Muslim Cyber Army)”. “Bahwa yang melakukan hate speech atau hoax itu adalah orang yang tidak bertanggung jawab, bukan mencerminkan umat Muslim,” ujar Syafruddin di Jakarta Pusat, Jumat (09/03/2018) kutip ROL.

Untuk itu, Syafruddin meminta jajaran Polri untuk tidak lagi menyebut kata Muslim dalam mengemukakan kasus penyebaran hoax “The Family MCA”. “Saya perintahkan jajaran Polri untuk jangan lagi menyebut Muslim Cyber Army, itu no,” tegasnya.

Baca: Saat Ketua MPR “Menyindir” (Waka)Polri Berkali-kali

Syafruddin mengatakan, seorang Muslim tidak akan melakukan hal yang tidak bertanggung jawab berupa menyebarkan hoax. Jajaran kepolisian, menurut dia, akan terus melakukan tindakan tegas pada penyebaran hoax. Ia pun berharap agar Muslim tidak diasosiasikan dengan penyebaran hoax.

“Kita bongkar dan akan terus dibongkar. Saya pesankan kepada media tidak lagi membuat judulnya Muslim, saya tersinggung sebagai Muslim,” tegas Syafruddin.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anwar Abbasberita bohonghate speechhoaxkasus MCAkeadilanMajelis Ulama IndonesiaMCAMCA abal-abalMCA asliMCA palsumedia sosialMUIMuslimMuslim Cyber Armypenangkapan "MCA"penegakan hukumpolisiPolriradikalSekjen MUISyafruddinterorismeThe Family MCAujaran kebencianumat IslamWakapolri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya UKP Din Syamsuddin Temui Grand Syeikh Al-Azhar di Mesir
Tulisan selanjutnya Raja Mainan Toys R Us Terancam Dilikuidasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?