Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muslim Amerika Hindarkan Anaknya Ikut Perayaan Natal

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Desember 2013 07:13 7:13 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Desember 2013 07:13
Bagikan
Foto: Ilustrasi anak-anak Muslim di AS
Bagikan

Hidayatullah.com– Perdebatan tentang ucapan atau perayaaan Natal bagi kaum Muslim tidak hanya terjadi di Indonesia. Bahkan terjadi di Amerika Serikat (AS).

Di saat hari Natal tiba, kaum minoritas Muslim AS lebih banyak mengisi acara dengan berkumpul dengan komunitas Muslim lain atau tetangga.

“Saya tidak menganggap adanya hari Natal, karena saya tidak ingin membingungkan anak-anak,” kata Nadeen Fasi, dikutip OnislamNet dari Illume Magazine pada hari Rabu, 25 Desember 2013.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ia percaya bahwa Yesus (Nabi Isa, red) seorang Nabi , tetapi pada saat yang sama seluruh ide tentang Natal dan pohon Natal bukanlah keyakinan Islam yang ia yakini.

Ia juga selalu menjelaskan pada anaknya bahwa Natal bukan satu-satunya hari libur nasional. Begitu juga pada peringatan Halloween.Dari ketiga anaknya, mereka satu-satunya anak di kelas yang tidak mengenakan kostum.

“Saat perayaan Halloween anak-anak tidak boleh memakai pakaian seram,” kata Fasi.

Oleh karena itu, agar semua anaknya tertarik para perayaan Hari Besar Islam, ia selalu membuat pesta dan hari libur Islam jauh lebih menarik dan meriah untuk semua anaknya .

“Saya memberitahu anak-anak bahwa kita tidak merayakan Natal karena itu bukan liburan kami dan mereka benar-benar menerima, ujar Fasi.

“Saya ingin buat anak-anak berkesan dengan hari besar agama Islam,” tuturnya.

Fasi menjelaskan jika ia tidak melawan orang lain merayakan Natal karena itu menyangkut keyakinan masing-masing. Hanya dirinya berusaha membesarkan anak-anaknya untuk lebih tahu dan mengenal warisan Islam.  

Perdebatan tentang merayakan Natal adalah tak terbatas pada warga Muslim , bahkan meluas kepada para pemimpin agama dari komunitas Muslim.

Abdul Latif Berry, seorang pemimpin komunitas Muslim Marja’iya di AS, mengatakan bukan hal haram haram memiliki pohon Natal karena ia percaya Yesus (Nabi Isa anak Mariam, red) juga diakui sebagai Nabi dalam Islam.  Karena itu, perdebatan menyangkut perbedaan agama Islam-Kristen bukanlah menjadi masalah.

“Kami percaya Yesus lahir sekitar waktu ini atau dekat dengan saat ini , tapi terlepas dari perdebatan itu , seharusnya tidak menjadi masalah bagi kami, ” kata Berry.

Sementara itu, Imam Mohammad Elahi , pemimpin agama Islam di parlemen  di Dearborn Heights mengatakan Natal telah berubah menjadi acara yang lebih komersial dibanding perayaan agama.

“Natal telah kehilangan semangat dan inilah mengapa kita lihat ada penyalahgunaan alkohol lebih banyak dan kecelakaan tahun ini, ” kata Imam Elahi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerikanatal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ledakan di Dekat Al Azhar, 5 Orang Terluka
Tulisan selanjutnya Didakwa Hina Islam, Blogger Liberalis Saudi Diancam Hukuman Mati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?