Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Peneliti LIPI: Asal Usul NKRI dari Mosi Integral Natsir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 April 2018 14:33 2:33 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 April 2018 14:17
Bagikan
Peneliti LIPI Prof Dwi Purwoka.
Bagikan

Hidayatullah.com– Peneliti sosial dan budaya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof Dwi Purwoka, mengungkap, asal usul Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah dari Mosi Integral Natsir.

NKRI ini, kata dia, harus dijaga dan sangat penting untuk kemajuan bangsa Indonesia. Pembangunan dapat berjalan manakala rakyat Indonesia bersatu.

“Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Kalau berat sama dipikul, ringan sama dijinjing,” ujarnya kepada hidayatullah.com usai acara seminar Mosi Integral Natsir baru-baru ini di aula Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta.

Baca: Fadli Zon: Tanpa Mosi Integral Natsir, Tak Akan Ada NKRI

Menurutnya, pandangan-pandangan “ke depan Indonesia akan bubar” adalah semacam masukan yang sangat berarti kepada elit politik sekarang ini, untuk bekerja lebih baik lagi. Dalam mengatasi berbagai macam persoalan bangsa, terutama kesenjangan sosial.
Soal pribadi Mohammad Natsir, Dwi menilai sikap dan tindakannya didasarkan pada nilai-nilai agama Islam.

“Natsir bukan seorang ekstremis atau pemberontak,” tegasnya. Melainkan seorang yang sangat toleran.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Contohnya, tutur Dwi, Natsir dan tokoh Katolik IJ Kasimo semasa hidupnya berkawan. “Artinya tidak ada persoalan dalam kebinekaan,” kata dia.

Baca: Mosi Integral Natsir Bisa Dijadikan Penyemangat Indonesia Tak Bubar

Natsir, kata Dwi, juga menunjukkan kenegarawanannya dalam menghadapi kalangan yang berbeda ideologi dengannya. Perbedaan ideologi tidak sampai merusak nilai kemanusiaan.

Contohnya Natsir sebagai tokoh Masyumi dan Aidit sebagai tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI) pernah berdebat sengit tentang dasar negara di parlemen. Namun di luar parlemen, mereka santai ngopi bareng.

Perjuangan Natsir, menurutnya, betul-betul dari hati nurani. Kritikan Natsir untuk pemerintah adalah demi meluruskan jalannya negeri ini.* Andi

Baca: Pimpinan MPR: Mosi Integral Natsir Harusnya Diperingati DPR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aiditasal usul NKRIDwi PurwokaindonesiaLembaga Ilmu Pengetahuan IndonesiaLIPImasyumiMohammad NatsirMosi Integral Natsirnegara kesatuan Republik IndonesiaNKRIpeneliti LIPIPKIsosok Natsirteladan NatsirTokoh Masyumitoleransi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PKS Ungkap 4 Penyakit Akut Demokrasi Selama ini
Tulisan selanjutnya sikap nu hti Ketum PBNU: Martabat Sebuah Bangsa adalah Budayanya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?