Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

PKS Ungkap 4 Penyakit Akut Demokrasi Selama ini

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 April 2018 14:01 2:01 pm
Ahmad
Dipublikasikan 13 April 2018 14:01
Bagikan
Presiden PKS, Mohammad Sohibul Iman,dalam 'Aksi Bela Palestina' di depan Kedubes AS, Jakarta, Ahad (10/12/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Partai Keadilan  Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mengatakan, demokrasi yang telah dibangun setelah reformasi dan lebih jauh lagi setelah kemerdekaan, masih lebih banyak bersifat prosedural.

“Tapi yang kita inginkan demokrasi substansial, bukan demokrasi prosedural. Substansialnya ini yang perlu kita perkuat,” ujarnya kepada wartawan usai menghadiri Halaqah Kebangsaan di Aula PP Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (12/04/2018).

Sohibul menerangkan, setidaknya ada empat penyakit akut demokrasi selama ini.

Baca: UU MD3 Berlaku Dinilai Kemunduran Demokrasi

Pertama, katanya, high cost demokrasi atau demokrasi yang mahal. Hal itu mengakibatkan orang yang punya integritas dan kapasitas tidak bisa ikut dalam kontestasi demokrasi kalau tidak punya “isi tas”.

Kedua, sambung Sohibul, terkait dengan munculnya oligarki. Karena ongkos politik yang mahal, maka ada pihak-pihak yang membiayai.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sehingga mereka ini ada yang mengendalikan proses politik,” jelasnya.

Baca: RKUHP, Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Kemunduran Demokrasi

Kemudian, lanjut Sohibul, terjadi interlocking politic atau politik yang saling mengunci.

“Sudah masuk ke dalam oligarki, tentu akan mengunci. Itu terjadi,” ungkapnya.

Terakhir, paparnya, politik yang ramai tapi tidak memberi dampak apa-apa terhadap kesejahteraan masyarakat.

Baca: PKS Kritisi Proses Berdemokrasi di Indonesia

“Kita sekarang bonus demografi. Negara lain kalau bonus demografi biasanya pertumbuhannya di atas 7 persen. Kita bantet 5 persen, artinya proses politik kita sibuk tapi tidak berefek,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:biaya politikdemokrasiMohamad Sohibul ImanoligarkiPartai Keadilan SejahterapemilupilkadaPilkada 2018pilpresPilpres 2019PKSpolitikpolitik praktisPresiden PKS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PIMPIN Gelar Bedah Buku “Kausalitas, Hukum Alam atau Tuhan”
Tulisan selanjutnya Peneliti LIPI: Asal Usul NKRI dari Mosi Integral Natsir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Berita
11 Oktober 2026 23:14
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?