Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menteri Perempuan Saudi Mendapat Kecaman setelah Melepas Cadar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 April 2018 11:27 11:27 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 April 2018 11:27
Bagikan
Dr Haya Al Awad - Al Marsad
Bagikan

Hidayatullah.com–Wakil Menteri Kerajaan Arab Saudi untuk Pendidikan Anak Perempuan, Haya Al Awad menuai kontroversi setelah dia muncul di depan publik tanpa niqabnya.

Tidak ada rincian yang diberikan tentang keputusan Al Awad melepas niqabnya yang biasnya hanya memperlihatkan kedua matanya.

Keputusan Haya melepas cadarnya saat tampil di ruang publik mendapat kecaman dari sebagian netizen karena dianggap bertentangan dengan tradisi Saudi. Termasuk reaksi dari pengguna media sosial.  Namun ada juga yang mendukung sikapnya itu.

Salah satunya adalah seorang ulama bernama Sulaiman Al Tareefi, yang mengatakan dia tidak melanggar peraturan apa pun dan hanya menggunakan haknya untuk tampil tanpa cadar.

“Dr Haya Al Awad hidup sesuai dengan keyakinannya dalam kerangka pluralisme hukum yurisprudensi,” kata Sulaiman Al Tareefi, seorang pengkhotbah agama, dikutip dari Gulf News.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Mengapa Wanita Saudi Boleh Menyetir?

“Para pengikut yurisprudensi telah memutuskan bahwa masalah ijtihad ini, alasan independen yang bertentangan dengan imitasi, tidak dapat diberhentikan.”

Saud Al Musaibeeh, penasihat media dan pendidikan, mengatakan bahwa dia memuji Al Awad karena mengadopsi sikap para ulama yang mengizinkan perempuan untuk tidak menutupi wajah mereka.

“Dia mengikuti apa yang dia yakini benar terlepas dari apa yang harus dia tanggung dari orang-orang yang menentang pandangannya,” katanya, dikutip oleh situs berita Saudi Al Marsad pada hari Senin.

Pelecehan Verbal

“Sayangnya, ada orang-orang yang ingin merebut setiap kesempatan untuk menyerang seorang pejabat wanita dan untuk menghasut publik terhadapnya. Orang-orang harus benar-benar berhati-hati tentang upaya subversi semacam itu yang dihasilkan oleh mereka yang bersembunyi di balik komputer mereka.”

Baca: Mengakomodasi Cadar dalam Pancasila dan Liberalisme

Kritikus sastra Abdullah Al Ghadami mengatakan bahwa Al Awad telah mengikuti pandangan agama yang berwenang dan bahwa siapa pun yang menyerangnya akan melanggar hak-hak yurisprudensi.

Blogger Hatoon Qadhi mengatakan bahwa meskipun dia biasanya menjaga jaraknya dari masalah yang terkait dengan hijab, niqab dan burka, dia merasa dia harus bergabung dalam debat setelah serangan verbal terhadap seorang wanita terhormat yang memegang posisi tinggi di Kerajaan Saudi.

“Dr Haya tidak membutuhkan siapa pun untuk membelanya karena dia tidak melakukan kesalahan. Bahkan, saya berharap dia akan terus maju dan mengadili semua orang yang telah menyiksanya,” ujarnya dalam postingannya.*/Sirajuddin Muslim

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudicadarHaya Al AwadKerajaan Saudimedia sosialMenteri PerempuanniqabSaudiSulaiman Al Tareefi yurisprudensi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahasiswa Indonesia Juara II Lomba Hafal Qur’an 30 Juz di Madinah
Tulisan selanjutnya Sekolah Tatap Muka Soal UN Matematika Dianggap Sulit, Ini Respons Mendikbud

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?