Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jerman akan Tampung 10.000 Pengungsi Afrika Utara dan Timur Tengah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 April 2018 19:56 7:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 April 2018 19:56
Bagikan
Salah satu tempat penampungan migran pencari suaka di Jerman.
Bagikan

Hidayatullah.com—Komisioner Uni Eropa untuk urusan pengungsi Dimitris Avramopoulos mengatakan Jerman akan menampung lebih dari 10.000 pengungsi asal Afrika Utara dan Timur Tengah. Dia menambahkan bahwa Komisi UE telah menerima komitmen dari Berlin pekan ini, mengkonfirmasi bahwa Jerman akan memainkan peran penting dalam program pemukiman kembali Uni Eropa yang teranyar.

“Pemerintah Jerman sekali lagi hadir menunjukkan solidaritas internasional,” kata Avramopoulos seperti dikutip koran Funke Media Group edisi Kamis (19/4/2018).

Sedikitnya 50.000 pengungsi akan dibawa masuk ke Uni Eropa pada 2019 dari sejumlah daerah krisis. Negara anggota UE lainnya sudah sepakat untuk memukimkan kembali 40.000 pengungsi.

Uni Eropa akan mendukung negara penampung dengan memberikan dana 500 juta euro untuk program itu, lapor DW.

Namun, menurut organisasi hak asasi manusia Jerman, Pro Asyl, komitmen pemerintah itu masih jauh dari cukup dan bahwa angka 10.000 itu “ditetapkan secara asal saja.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Pada Prinsipnya kami menyambut baik program apapun untuk pemukiman kembali pengungsi dari situasi yang membahayakan jiwa,” kata direktur pelaksana Pro Asyl Gunter Burkhardt kepada AFP Kamis. “Namun, kami menuntut pengakhiran segera pelatihan dan kerja sama dengan Penjaga Pantai Libya,” imbuhnya.

Burkhardt mengatakan bahwa dia menyakini Eropa ikut bertanggung jawab atas dikembalikannya ribuan orang yang berhasil diselamatkan di laut ke pusat detensi dan kamp penyiksaan di Libya.

“Siapapun yang terperangkap di pusat-pusat detensi di Afrika Utara harus diselamatkan,” ujarnya.

Sementara itu Komisi Uni Eropa mendesak Jerman untuk mengakhiri kontrol perbatasan sesegera mungkin. Avramopoulos mengatakan kepada Funke bahwa dia tidak setuju kontrol semacam itu diberlakukan selamanya.

“Kita harus secepatnya kembali ke fungsi normal dari sistem Schengen. Apabila sistem Schengen ambruk, itu akan menjadi akhir dari UE, kita tahu itu,” katanya merujuk area bebas visa Eropa.

Belum lama ini Mendagri Jerman Horst Seehofer memberitahu bahwa kontrol perbatasan Jerman dengan Austria akan diperpanjang enam bulan lagi, meskipun kontrol sistematik atas penerbangan dari Yunani akan dihentikan. Seehofer mengatakan bahwa perbatasan terluar Eropa tidak dikontrol selayaknya.

Avramopoulos dijadwalkan bertemu dengan Seehofer hari Kamis ini di Berlin.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘THM Bandel di Jakarta Tinggal Menunggu Waktu Saja’
Tulisan selanjutnya 20 Tahun, FPKS Berkomitmen Hadirkan UU yang Prorakyat, Proumat, Pronasionalisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?