Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Jerman Tersangka Pembantu Kasus 9/11 Ditangkap Pasukan Kurdi Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 April 2018 18:49 6:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 April 2018 18:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pria berkewarganegaraan Jerman kelahiran Suriah, yang diduga membantu pelaksanaan serangan 9/11 atas gedung WTC di New York pada 2001, telah ditangkap oleh pasukan Kurdi di Suriah, kata seorang komandan senior Kurdi.

“Mohammed Haydar Zammar telah ditangkap oleh pasukan Kurdi di bagian utara Suriah dan sekarang sedang diinterogasi,” kata komandan itu kepada para reporter hari Rabu (18/4/2018) seperti dilansir DW.

Zammar diyakini merupakan perekrut anggota untuk kelompok Al-Qaeda dan teman dekat sejumlah anggota sel teror.di Hamburg, Jerman, yang diduga berperan penting dalam pelaksanaan serangan 9/11 di Amerika Serikat.

Tak lama setelah serangan 9/11, Zammar pergi meninggalkan Hamburg menuju Maroko, di mana dia diculik CIA dan kemudian diserahkan ke otoritas Suriah. Menyusul serangan tahun 2001 itu, Amerika Serikat banyak melakukan operasi penangkapan-penculikan secara rahasia (rendisi) orang-orang yang disangkanya teroris di berbagai negara. Tidak sedikit dari mereka yang dikirim ke penjara Guantanamo.

Pada tahun 2007, Zammar dijatuhi hukuman penjara 12 tahun oleh pengadilan di Suriah karena menjadi anggota Ikhwanul Muslimin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Setelah perang Suriah pecah,.dia diyakini dibebaskan dari penjara dan kemufian bergabung dengan ISIS alias Daesh.

Komandan Kurdi yang berbicara dengan AFP hari Rabu menolak menjelaskan apakah Zammar secara aktif ikut berperang bersama sebuah kelompok ekstrimis di Suriah.

Pentagon mengkonfirmasi penangkapan Zammar, dengan mengatakan bahwa pria itu satu bulan lalu ditangkap oleh pasukan militan dukungan AS, Syrian Democratic Forcea (SDF) yang anggotanya campuran orang Kurdi dan Arab yang memerangi ISIS.

Tahun 2001, Kantor Kejaksaan Federal Jerman telah memulai pemeriksaan terhadap Zammar dengan tuduhan mendukung organisasi teroris. Namun pada 2008, perlakuan terhadap pria kelahiran Suriah yang telah menjadi warga negara Jerman itu dipermasalahkan di parlemen, setelah pemerintah diduga tidak bertindak banyak untuk melindungi warganya dari penyiksaan.

Menlu Jerman kala itu, Frank-Walter Steinmeier, membantah tegas tuduhan itu dan menyangkal bahwa pemerintah Jerman menerima saja penculikan Zammar oleh CIA.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rumania akan Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem
Tulisan selanjutnya Sejarawan: Dokter Austisme Hans Asperger Berkolaborasi dengan Nazi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Perketat Aturan Kelas Pelajaran Agama Islam

Berita
3 Oktober 2026 17:05
Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan
Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
KH. Abdullah Said dalam Liputan Majalah Panji Masyarakat
Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas

Terbaru

  • Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah
  • KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?