Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Dikepung Berbulan-bulan, Kelaparan Melanda Pengungsi Palestina di Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Januari 2014 05:01 5:01 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Januari 2014 05:01
Bagikan
Pengungsi dari Suriah berunjuk rasa di UNRWA Kota Gaza, mereka memprotes pengepungan kamp Yarmouk yang telah berlangsung berbulan-bulan.
Bagikan

Hidayatullah.com | Sahabatalaqsha.com | ElectronicIntifada–Di antara jutaan orang yang terusir dari rumah akibat perang di Suriah, ada sekitar 270.000 pengungsi Palestina yang juga kehilangan tempat tinggal. Tetapi, 20.000 pengungsi Palestina di Yarmouk, Damaskus, menghadapi nasib yang jauh lebih buruk. Kamp pengungsian tersebut dikepung oleh tentara Suriah sejak musim panas tanpa akses makanan, obat-obatan, dan perlengkapan lain.

Akibat pengepungan ini, sudah ada 15 pengungsi Palestina yang meninggal karena kelaparan, sebagaimana dilaporkan Chris Gunnes, jurubicara UNRWA (Badan PBB untuk pengungsi Palestina).

”Keberadaan pasukan bersenjata di area Yarmouk sejak akhir 2012 dan pengepungan oleh tentara pemerintah telah menggagalkan semua upaya kemanusiaan kami,” Gunnes menuturkan kepada agen beritan Ma’an News. Wartawan BBC, Lyse Doucet, juga melaporkan pada 20 Desember 2013, hanya ada lobak yang dijual di pasar Yarmouk.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Komisaris Jendral UNRWA, Filippo Grandi, mengingatkan bahwa kondisi kemanusiaan di kamp pengungsi yang terkepung ini memburuk secara drastis. “Jika situasi ini tidak diselesaikan segera, mungkin akan terlambat untuk menyelamatkan ribuan nyawa termasuk anak-anak di sana,” kata Grandi.

Yarmouk telah menjadi kamp pengungsi Palestina sejak tahun 1957. Sekitar 160.000 rakyat Palestina dan puluhan ribu rakyat Suriah tinggal di area Yarmouk ini. Situasi memburuk dengan tajam sejak Desember 2012 yang menyebabkan 140.000 pengungsi Palestina kehilangan rumah mereka di Yarmouk.

Pada Desember 2012 tersebut, kamp Yarmouk dibom untuk pertama kalinya oleh pesawat tempur pemerintah. Sebuah bom menghantam masjid tempat orang-orang berlindung, beberapa orang meninggal karenanya. Puluhan ribu rakyat Palestina melarikan diri dari rumah karena serangan ini, meninggalkan segalanya di kamp pengungsi. 80.000 di antaranya mengungsi ke Libanon, 20.000 ke Yordania, dan 1.200 ke Gaza.

Presiden Palang Merah Internasional, Peter Maurer, mengatakan bahwa dibutuhkan segera bantuan untuk area terkepung seperti Ghouta Timur, Kota Tua Homs, Yarmouk, dan Ma’domiyah. “Tidak ada pembenaran atas pemerintah Suriah yang menolak makanan atau pasokan ke kamp Yarmouk dan daerah terkepung lainnya. Menggunakan makanan sebagai senjata pembunuh adalah kejahatan keji,” tegas Maurer.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya HNW Pertanyakan Kesiapan Kader PKS dalam Perdagangan Bebas
Tulisan selanjutnya Kader KAMMI Hampir jadi Korban Pemerkosaan, Pelaku Lari Saat Didoakan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?