Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Syam; Gerbong Huru-Hara Akhir Zaman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Mei 2018 13:16 1:16 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Mei 2018 13:16
Bagikan
Bumi Syam adalah kota yang diberkahi dan banyak disebut oleh Rasulullah. Di tempat inilah kelak lahir pasukan terbaik menuju kemenangan Islam
Bagikan

KONFLIK di kawasan Syam yang hingga kini masih berlangsung, seyogianya memantik kesadaran umat Islam untuk mengkaji kembali hadits-hadits akhir zaman terkait Syam. Paling tidak, jika tanda-tanda itu belum terjadi, umat Islam bisa mempersiapkan diri, mensikapinya secara tepat dan tak terpengaruh oleh dinamika konflik yang sedang terjadi.

Bumi Syam (sekarang Suria, Lebanon, Palestina, Yordania dan Syam Jura) yang diberkati, sejak diutusnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam hingga hari kiamat menempati posisi strategis dalam sejarah kehidupan umat Islam, bahkan umat yang lainnya.

Surah Al-Isra [17] ayat 1 misalnya, sejak awal menanamkan kesadaran mendasar bahwa bumi sekitar Al-Aqsha (Baitul Maqdis) adalah wilayah-wilayah yang diberkati. Ke tempat suci itu Nabi diisrakan (diperjalankan pada malam hari), di situ pula beliau shalat dan menjadi imam para nabi. Maka tidak mengherankan jika dalam sejarah wilayah Syam ini begitu penting di mata nabi dan generasi-generasi selanjutnya.

Salah satu bentuk kepedulian nabi pada tanah Syam bisa dilihat dari upaya awal pembebasan tanah ini. Perang Mu`tah dan Tabuk, adalah dua contoh konkret kepedulian beliau. Sepeninggal beliau, Abu Bukar radhiyallahu ‘anhu ketika menghadapi masalah pelik pemurtadan dan orang-orang yang enggan berzakat, beliau tetap mengirim pasukan Usamah bin Zaid menuju Syam sebagai amanah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjelang wafatnya.

Baca: Pasukan Terbaik Akhir Zaman Ada di Syam

Khalifah-khalifah selanjutnya pun sangat peduli dalam masalah ini. Sebelum Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu  membebaskan Baitul Maqdis, salah satu PR utama yang dipecahkan terlebih dahulu adalah pembebasan tanah Syam. Melalui sinergi yang apik antara Khalid dan Abu Ubaidah bin Al-Jarrah radhiyallahu ‘anhuma, Syam akhirnya bisa terbebaskan dari tirani.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

ampak dari terbebasnya Syam ini begitu besar. Terbebasnya Baitul Maqdis –yang kelak didatangi langsung oleh Umar radhiyallahu ‘anhu- serta terbebasnya Mesir dari hegemoni Romawi Timur baru bisa terealisasi saat bumi Syam bisa dibebaskan. Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa Syam (khususnya Baitul Maqdis) adalah poros stabilitas dunia. Dan itu menjadi rebutan sepanjang masa karena menjadi tolak ukur penguasa dunia.

Pembebasan-pembebasan lain pun memang keberhasilannya tidak bisa dilepas  dari konsentrasi pembebasan tanah Syam. Sebagaian wilayah Afrika, Eropa, bahkan Konstatinopel –di zaman Muhammad Al-Fatih- apa bisa terbebas jika jauh-jauh hari tidak ada kepedulian terhadap bumi yang diberkati ini?

Oleh karena itu, membahas hadits-hadit akhir zaman tentang Bumi Syam ini sangatlah penting. Urgensi memahami persoalan ini, bukan semata urusan sejarah,  kepedulian lintas generasi, atau karena wilayah ini sejak lama menjadi rebutan antar negara. Nyatanya, di dalam hadits-hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga banyak digambarkan bahwa negeri ini adalah “wilayah panas” tempat terjadinya huru-hara akhir zaman. Dengan bekal informasi ini, seharusnya umat Islam tidak kehilangan arah dan tidak salah dalam menyikapi konflik yang terjadi di bumi yang diberkati ini.

Dalam buku “Ahâdîts al-Fitan wa al-Malâhim wa Asyrâth al-Sâ’ah al-Mu’allaqah bi al-Syâm” (2014) yang disusun oleh bagian (kajian) ilmiah Yayasan al-Durar al-Sunniyah yang disupervisi oleh Syeikh Alawi bin Abdul Qadir al-Saqqaf, terdapat kajian khusus mengenai hadits-hadits akhir zaman berikut kaitannya dengan fenomena yang terjadi.

Di antara kandungan buku ini: Pertama, membahas fitnah-fitnah dan huru-hara yang berkaitan dengan tanah Syam. Pada pembahasan ini disebutkan hadits yang menunjukkan bahwa fitnah yang terjadi di Bumi Syam di akhir zaman adalah fitnah besar dan kelam.

Baca: Pengkhianatan Syiah di Bumi Syam

Selain itu, jika penduduk Syam sudah rusak, maka sudah tidak ada lagi kebaikan bagi umat Islam. Di akhir zaman, saat terjadi huru-hara dan fitnah, letak keimanan sejati adalah di Bumi Syam. Dan kelak, bumi yang diberkati ini akan menjadi basecamp kuat umat Islam akhir zaman. Tentara-tentara pilihan yang di akhir zaman membawa bendera hitam pun akan muncul dari Syam. Di daerah Al-Ghauthah (Syam) nanti, akan menjadi pangkalan militer umat Islam.

Kedua, buku ini juga membahas hadits-hadits tentang tanda-tanda akhir zaman yang terkait dengan Syam. Sebagai contoh: keluarnya Imam Mahdi, Dajjal dan Isa adalah di wilayah ini. Belum lagi api yang muncul dari Aden yang akan menggiring manusia ke Bumi Syam. Sampai pada puncaknya adalah hembusan angin dingin ke arah Syam. Siapa saja waktu itu di seluruh bumi yang masih menyimpan keimanan, akan meninggal dunia ketika menghirup angin ini. Kemudian setelah itu yang tersisa hanyal orang-orang yang amat buruk.

Melihat posisi Syam yang begitu strategis baik di masa lampau dan akhir zaman, seyogianya umat Islam mengkaji secara serius masalah ini. Setidaknya adalah sebagai persiapan untuk menhadapi huru-hara yang akan terjadi menjelang kiamat. Karena Bumi Syam adalah gerbong akhir zaman. Bisa jadi sekarang memang belum saatnya, tapi jika umat Islam peduli dengan masalah ini, setidaknya itu akan tetap berguna bagi generasi mendatang yang akan menghadapinya.*/ Mahmud Budi Setiawan

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Akhir zamanBaitul MaqdisBumi Syamfitnah akhir zamanghoutahhuru-haraKiamatLibanonpalestinapasukanPerang Mu`tahperang TabuksuriahSyam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelaku Pembunuh Ilmuwan Gaza Ditangkap di Kroasia
Tulisan selanjutnya Usai Penyalahgunaan Data Facebook , Cambridge Analytica Umumkan Tutup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?