Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muslimin Mandalay, Myanmar Bentrok dengan Penganut Budha

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Oktober 2003 19:37 7:37 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Oktober 2003 19:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Myanmar semalam mengumumkan menutup sebuah kota setelah terjadi musibah bentrokan antara penduduk Muslim dan penganut Buddha yang menyebabkan korban jiwa di wilayah Mandalay.

“Baru-baru ini terjadi beberapa kekacauan di Mandalay dan beberapa kawasan lain yang melibatkan penduduk berlainan agama. Sehubungan itu, sebuah perintah penutupan atas kota Kyaukase sebagai langkah berjaga-jaga,” demikian pernyataan pemerintah junta militer yang dilansir kantor berita AFP semalam.

Radio Free Asia (RFA) mengutip saksi mata melaporkan, puluhan orang yang kebanyakan penduduk Muslim, termasuk seorang wanita yang tengah mengandung dan anaknya tewas dalam kejadian. Menurut RFA yang berpusat di Washington, saksi mata mengatakan, mereka melihat banyak mayat yang menjadi korban bentrokan itu.

“Kami melihat satu demi satu mayat yang dibawa ke rumah sakit,” kata saksi tak dikenal dan kini dirawat di RS Wad Kan Oo, Kyaukse kepada RFA.

“Sungguhpun pertama kali saya melihat tak begitu yakin, mereka akan merusak sebuah masjid yang justru letaknya di depan kantor polisi, saat saya mendapat telepon dari tetangga,” ujarnya dikutip RFA. “Keluarga kami bercerita, mereka telah menghancurkan masjid Su Gyi,” ujar pria yang tak mau disebutkan namanya ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia juga bersaksi, melihat sekurang-kurangnya 11 mayat korban yang dimasukkan ke dalam tas sebelum dikebumikan di sebuah kawasan perkuburan Islam pada tengah hari 20 Oktober lalu.

Mandalay, adalah kota terbesar kedua di Myanmar yang dikuasai mayoritas penganut Budha, sekitar 90 persen dari penduduk Myanmar yang berjumlah 52 juta jiwa. Sisanya adalah penganut Kristen and Muslim.

Hingga hari ini belum diketahui jumlah yang pasti mengenai korban kekerasan awal Ramadhan yang menimpa penduduk muslim itu.

Etnik Muslim Myanmar (dulu Burma) telah lama hidup tertindas. Rohingya, misalnya, sejak dahulu hidup tidak jelas dan terusir dari daerahnya dan menjadi pengungsi di Bangladesh, Malaysia, dan Thailand.

Sejak junta militer Myanmar mengambil alih kekuasaan tahun 1962, muslimin Rohingya dan beberapa komunitas lainnya mendapat perlakuan tidak adil di negerinya sendiri. Mereka dikejar-kejar dan dibatasi gerak-geriknya. Pengajaran agama Islam sama sekali tak diizinkan. Satu-satunya agama yang diizinkan hanyalah Budha. (afp/cha/sym)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahathir Resmi Mengundurkan Diri
Tulisan selanjutnya Mahathir Mohammad Mundur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?