Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

ISIS Labeli Ustadz Bachtiar Nasir sebagai “Ulama Murtad”

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 19 Mei 2018 21:22 9:22 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 19 Mei 2018 21:22
Bagikan
Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) menyampaikan pernyataan tegasnya di sebuah masjid tentang serangan bom di tiga gereja di Surabaya, Ahad (13/05/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah buletin yang disebut-sebut diterbitkan oleh ISIS, Al Fatihin, pada edisi ke-10, Senin, 28 Sya’ban 1439 H, memberi cap atas dai kondang Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) sebagai “ulama murtad”.

Dalam buletin berbahasa Indonesia yang beredar di media sosial dan diterima hidayatullah.com, Sabtu (19/05/2018), Al Fatihin menampilkan foto UBN saat menyampaikan pernyataannya atas tragedi serangan bom tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Ahad (13/04/2018).

Baca: Pernyataan UBN Tentang Bom Gereja Surabaya

Foto UBN itu dimuat pada halaman 11 rubrik “Ekslusif”.

“Ulama Murtad Menangisi Orang-orang Kafir Yang Binasa,” demikian ditulis redaksinya sebagai keterangan di bawah foto tersebut meskipun tanpa menyebut nama Pendiri AQL Islamic Center tersebut.

Masih terkait itu, di halaman tersebut ditulis: “Sungguh ‘para ulama’ penyeru ke pintu Jahanam itu telah merusak sumpah mereka kepada Allah dan kaum muslimin, karena mereka telah membuat kedustaan di dalam agama serta memfitnah para pengemban jihad dan kaum shalihin. Mereka merupakan target serangan yang syar’i. Mereka tidak memiliki perjanjian atau keselamatan, dan harus diperangi.”

Buletin itu juga mengklaim bahwa serangkaian kerusuhan dan kekerasan di Indonesia belakangan ini adalah kerja mereka. Mulai dari kerusuhan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, 9 Maret 2018; maupun serangan bom di Surabaya pada 13-14 Mei 2018.

Baca: Kerusuhan di Rutan Mako Brimob, 5 Polisi dan 1 Napi Tewas

Al Fatihin edisi ke-10 menyebut kerusuhan di Mako Brimob Depok sebagai aksi pembebasan para anggota ISIS dari belenggu toghut.

Dalam edisi tersebut, ISIS mengklaim serangan itu adalah aksi “jihad” melawan pemerintah yang tidak menerapkan hukum Islam atau dicap toghut.

Menurut informasi, buletin Al Fatihin telah terbit sejak Juni 2016. Isinya memberitakan soal sejumlah serangan ISIS di sejumlah negara Timur Tengah, Eropa, dan Asia. Buletin tersebut dikabarkan tersebar di kalangan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Indonesia.*

Baca: Tiga Ledakan Bom di Surabaya, Pelaku Dikutuk Keras

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agama dan terorismeAl Fatihinbahaya ISISbombom gereja Surabayabom SurabayaDaeshdepokgereja SurabayaISISISkekerasanKerusuhankerusuhan Mako BrimobMako BrimobMako Brimob Kelapa Duamedia ISISSurabayaterorteroristerorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 200 Ribu Jamaah Lakukan Shalat Jumat Pertama di Masjid al-Aqsha
Tulisan selanjutnya Tokoh Syiah Muqtada al-Sadr Kendalikan Kursi Parlemen, Tapi Tak Bisa jadi Perdana Menteri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?