Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

200 Ribu Jamaah Lakukan Shalat Jumat Pertama di Masjid al-Aqsha

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Mei 2018 00:25 12:25 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Mei 2018 21:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Diperkirakan 200 ribu warga Palestina dari Tepi Barat terjajah dan wilayah Palestina terjajah 1948 berkumpul di Masjidil Aqsha, Timur Baitul Maqdis, untuk melaksanakan shalat Jum’at pertama di bulan Ramadhan.

Sejak Jum’at (18/05/2018) pagi, otoritas penjajah Zionis telah memperketat keamanan di sepanjang Tepi Barat terjajah dan Timur Baitul Maqdis. Ribuan serdadu Zionis disebar di pintu-pintu masuk Kota Tua Baitul Maqdis dan di sepanjang jalan-jalan sekitarnya, serta lorong-lorong.

Sementara Direktur Masjidil Aqsha Syaikh Omar Kiswani dikutip Anadolu Agency memperkirakan sekitar 200.000 jamaah diperkirakan menghadiri shalat Jum’at di tempat suci ketiga ummat Islam itu. “Terlepas dari seluruh langkah-langkah (keamanan) penjajah Zionis, ribuan orang tumpah ruah di kompleks Masjidil Aqsha –dari Tepi Barat dan wilayah-wilayah Palestina terjajah 1948– sejak pagi,” katanya. “Sekitar 100.000 tetap tinggal untuk mengikuti shalat Tarawih dan 20.000 hingga shalat Subuh,” tambahnya. Dinas Wakaf Islam di Baitul Maqdis yang dikelola Yordania, jelas Kiswani, menyediakan makanan gratis untuk jamaah.

Jameel Barak, warga Palestina berusia 40 tahun dari kota Al-Khalil, Tepi Barat, mengatakan pada Anadolu Agency bahwa ini merupakan kali pertamanya mengunjungi Al-Aqsha dalam 25 tahun. “Saya datang ke sini hari ini untuk shalat Jum’at bersama istri dan dua anak saya,” katanya. “Akan tetapi, anak tertua saya berusia 15 tahun, jadi ia tidak bisa bergabung dengan kami.”

“Saya takjub dengan kesucian Al-Aqsha,” ungkap Barak. “Saya berencana datang setiap Jum’at selama Ramadhan dan tinggal untuk shalat Tarawih.”

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Baca: Beginilah Ramadhan di Masjidil Aqsha

Dalam khutbah Jum’atnya, Syeikh Mohamed Hussein, Mufti Baitul Maqdis, mengecam relokasi Kedubes AS ke Baitul Maqdis. Ia menyerukan negara-negara Arab dan Muslim untuk menarik duta besar mereka dari negara manapun yang mengikuti arahan AS dan memindahkan kedubesnya ke Baitul Maqdis.

Sebelumnya, Dinas Wakaf Islam di al-Quds dikutip PIC menyebutkan bahwa sekitar 60 ribu jamaah menunaikan shalat tarawih di Masjid al-Aqsha hari Kamis (17/05/2018).

Warga tetap berbondong-bondong ke masjid al-Aqsha meski otoritas penjajah Zionis meningkatkan prosedur yang ketat terhadap Kota al-Quds, Kota Tua dan sekitarnya, sejak dimulai awal bulan Ramadhan dan menjelang pelaksanaan upaya hari besar Ibrani “Syafi’ot” pada hari Sabtu ini.

Baca: Tarawih Istimewa Bareng Imam Palestina

Sejumlah jamaah dari pusat dan bagian utara Tepi Barat melewati pos pemeriksaan keamanan Qalandia yang menghubungkan Baitul Maqdis dengan Ramallah. Penjajah Zionis hanya mengizinkan pria berusia di atas 40, anak-anak di bawah 13 tahun dan wanita dari segala umur masuk ke Timur Baitul Maqdis tanpa izin khusus.

Sementara itu, pria di antara 30 dan 40 tahun, harus mendapat izin khusus untuk bisa masuk.

Pos pemeriksaan Bayt Lahm yang menghubungkan Baitul Maqdis dengan bagian selatan Tepi Barat juga memberlakukan langkah keamanan serupa.

Langkah-langkah ketat yang dilakukan penjajah Zionis meliputi penambahan penempatan pasukan dan satuan khusus ditambah pasukan penjaga perbatasan. Selain menambah penempatan patroli jalan kaki, berkendaraan dan berkuda di sektitar al-Quds lama. Serta patroli jalan kaki di dalam kota dan di sekitar Masjid al-Aqsha.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul MaqdisBulan RamadhanjamaahKota TuaMasjid Al AqshaMufti Baitul MaqdispalestinaPuasaRamadhanShalat JumatSyaikh Omar KiswaniSyeikh Mohamed HusseinTepi Barat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Salafi terorisme Ketum PP Muhammadiyah Kritik ‘200 Muballigh Rekomendasi Kemenag’
Tulisan selanjutnya ISIS Labeli Ustadz Bachtiar Nasir sebagai “Ulama Murtad”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?