Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sejumlah Pegawai Bunuh Diri, Eks Bos dan Manager France Telecom Diadili

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Juni 2018 14:58 2:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Juni 2018 14:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan pimpinan eksekutif France Telecom dan enam manajer lainnya didudukkan di kursi terdakwa terkait serangkaian kasus bunuh diri di kalangan staf mereka di akhir tahun 2000-an.

Jaksa menuduh mereka memberlakukan “budaya pelecehan moral” di perusahaan sehingga mengakibatkan sedikitnya 19 pekerja bunuh diri.

Bekas bos France Telecom Didier Lombard dan terdakwa lainnya membantah bahwa kebijakan restrukturisasi tahun 2006 yang mereka jalankan merupakan penyebab kasus bunuh diri beruntun.

Kebijakan efisiensi besar-besaran diambil dua tahun setelah France Telecom diswastanisai. Lombard kala itu berusaha memangkas 22.000 pekerja dan melatih ulang sedikitnya 10.000 pekerja.

“Saya akan mengeluarkan mereka dengan cara apapun, lewat jendela atau lewat pintu,” begitu katanya kepada para manajer di tahun 2007, seperti dilansir BBC Sabtu (16/6/2018).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagian pegawai dipindahtugaskan jauh dari keluarga mereka, atau ditinggal ketika kantor mereka dipindah, atau diberi tugas yang sangat tidak menyenangkan.

Dari tahun 2008 ke tahun-tahun selanjutnya, sedikitnya 19 pekerja merenggut nyawa mereka sendiri, 12 berusaha bunuh diri, dan 8 lainnya mengalami depresi atau penyakit yang berkaitan dengan stress.

Sejumlah kasus yang berhasil didokumentasi antara lain sebagai berikut. Tahun 2009 seorang wanita berusia 32 tahun bunuh diri di tempat kerjanya di Paris. Seorang wanita berusaha bunuh diri di kota Metz setelah mengetahui bahwa dia akan dipindahtugaskan untuk ketiga kalinya dalam setahun. Seorang pria ditemukan tewas di rumahnya, setelah menulis sebuah surat yang isinya menyalahkan pekerjaannya. Pada tahun 2011 seorang pekerja laki-laki berusia 57 tahun berusaha bunuh diri setibanya di tempat kerjanya di dekat Bordeaux.

Lombard mengakui bahwa kebijakan restrukturisasi itu tidak menyenangkan para pekerja, tetapi dia menolak ide yang menyebutkan bahwa kebijakan tersebut yang membuat mereka bunuh diri.

France Telecom berubah nama menjadi Orange pada tahun 2013.

“Seperti yang senantiasa dikatakan, Orange menolak tuduhan-tuduhan tersebut dan akan menyampaikan argumentasinya dalam persidangan terbuka yang dijadwalkan digelar dalam beberapa bulan ke depan,” kata seorang jubir Orange dalam tanggapannya terkait berita perihal persidangan itu.

Apabila dinyatakan bersalah, para terdakwa terancam hukuman kurungan dua tahun dan denda 30.000 euro (sekitar 484 juta rupiah).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Piala Dunia 2018, 400-an WNI Shalat Id di KBRI Moskow
Tulisan selanjutnya Nonton Piala Dunia 2018 Fans Nigeria Diminta Tak Bawa Ayam Hidup ke Stadion

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?