Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Toys R Us Gulung Tikar di Australia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Juni 2018 17:08 5:08 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Juni 2018 17:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Toko-toko Toys R Us dan Babies R Us di seluruh wilayah Australia akan ditutup setelah pengelola lokal perusahaan asal Amerika Serikat itu mengaku tidak dapat menemukan pembeli yang dapat meneruskan usahanya.

Di Australia, jaringan toko mainan itu memiliki 44 toko dan mempekerjakan sekitar 700 orang.

Penutupan di negeri kangguru ini menyusul kebangkrutan Toys R Us di negeri asalnya Amerika Serikat, serta Inggris.

Toys R Us pertama kali membuka gerai di Australia pada tahun 1993. Minat konsumen berbelanja di toko-toko Toys R Us Australia menurun seiring dengan semakin populernya tren belanja online. Tidak hanya itu, spesialis penjual mainan anak itu juga harus bersaing dengan pengusaha lokal yang memiliki bisnis lebih besar seperti K-Mart dan Big W.

Hal serupa terjadi dengan Toys R Us di Inggris, yang menuntaskan penutupan tokonya 24 April lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Toys R Us di Amerika Serikat pertama kali mengajukan perlindungan pailit bulan September 2017. Namun, pada bulan Mei pihak perusahaan mengumumkan akan menutup atau menjual 885 tokonya setelah tidak menemukan pembeli yang berminat melanggengkan usahanya.

Saat ini masih ada beberapa toko Toys R Us yang buka di Amerika Serikat, tetapi hanya sekedar untuk menghabiskan stok barang yang ada sebelum toko ditutup. Website Toys R Us pun sudah tidak aktif lagi.

Di Australia toko-toko “akan ditutup secara progresif” dalam beberapa pekan mendatang, kata pihak perusahaan dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke BBC Kamis (21/6/2018).

Gift card dan voucher masih bisa dipakai sampai tanggal 5 Juli, tetapi dengan sejumlah limitasi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uganda Negara Penampung Pengungsi Terbanyak Ketiga di Dunia
Tulisan selanjutnya Tragedi Kapal Tenggelam di Danau Toba Harus Diusut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?