Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dr Yusuf Al-Qaradhawi: Ikut Referendum Konstitusi Mesir Dosa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Januari 2014 11:17 11:17 am
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Januari 2014 11:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ulama yang pernah aktif di dalam organisasi Al-Ikhwan Al-Muslimun, Dr Yusuf Al-Qaradhawi, mengeluarkan fatwa melarang rakyat Mesir ikut ambil bagian dalam referendum konstitusi yang akan digelar pekan depan.

“Partisipasi dalam referendum konstitusi –dan berkontribusi dalam bentuk apapun untuk memperkuat penguasa hasil kudeta ini, atau memberikannya legitimasi, atau memperpanjang eksistensinya dan memperkuat keberadaannya– berarti bekerjasama dalam dosa dan merupakan sebuah tindakan yang dilarang agama.” kata Al-Qaradhawi dalam fatwanya yang dirilis Selasa malam (7/1/2014) dikutip Ahram Online dari AFP.

Sebelumnya, Al-Qaradhawi mengeluarkan ajakan agar rakyat Mesir mengembalikan legitimasi Mursy sebagai presiden.

Al-Qaradhawi, yang kerap bersuara menentang pemerintah baru Mesir, mengatakan bahwa pelengseran Mursy merupakan sebuah kudeta militer, bukan sebuah revolusi sebagaimana yang disebut oleh orang-orang yang memfitnahnya. Al-Qaradhawi juga mengatakan, kudeta itu bertanggunjawab atas kematian dan penangkapan ribuan orang, lansir Associated Press (7/1/2014).

Pernah dijebloskan ke dalam penjara di era presiden Jamal Abdul Nasser tahun 1950-an, Yusuf Al-Qaradhawi pindah mukim ke Qatar, sebuah negara kecil di Timur Tengah yang dikenal banyak menampung orang-orang Al-Ikhwan yang meninggalkan negara asalnya. Dia pernah menolak jabatan sebagai ketua Al-Ikhwan Al-Muslimun tahun 1976 dan 2004.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Al-Qaradhawi bulan lalu mengajukan pengunduran diri dari dewan ulama Al-Azhar, yang kemudian disetujui oleh pihak Al-Azhar awal bulan Desember 2013. Al-Qaradhawi menilai imam besar Al-Azhar Syeikh Ahmad Al-Tayyib mendukung kudeta atas Mursy.

Kabarnya, pemerintah sementara Mesir saat ini juga memasukkan Al-Qaradhawi yang telah mundur dari institusi Al-Azhar itu dalam daftar pencarian orang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Syeikh Dr Yusuf Al-Qaradhawi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sidang Mursy dalam Kasus Kematian Demonstran Ditunda, Pembobolan Penjara Menyusul
Tulisan selanjutnya Jumlah Perokok Dunia Capai Satu Miliar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?