Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Inggris Tak Keberatan Anggota The Beatles ISIS Dihukum Mati

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Juli 2018 17:44 5:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Juli 2018 17:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kementerian Dalam Negeri Inggris menyatakan bahwa pihaknya tidak keberatan jika dua anggota ISIS yang dijuluki “The Beatles” dihukum mati, apabila mereka diadili di Amerika Serikat. Inggris biasanya memperjuangkan warga negaranya yang terancam hukuman mati.

Alexanda Kotey dan El Shafee Elsheikh, yang muncul dalam video eksekusi tawanan ISIS, ditangkap pasukan Syria Democratic Forces (SDF) pada bulan Januari dan sampai sekarang masih berada dalam tawanan milisi yang didominasi orang Kurdi itu. Inggris dan Amerika Serikat merundingkan bagaimana dan di mana mereka harus diadili.

Dilansir DW Senin (23/7/2018), menurut sebuah surat yang bocor, dari Mendagri Inggris Sajid Javid kepada Jaksa Agung Amerika Serikat, yang cuplikannya dipublikasikan oleh Telegraph, “Inggris berkeinginan orang-orang itu diadili di yuridiksi yang paling layak dan paling berpeluang sukses mengadili mereka.”

Dalam surat itu dinyatakan bahwa tanpa mengabaikan sikap ketidaksetujuan Inggris dengan hukuman mati, pemerintah Inggris mengindikasikan sikap tidak keberatan jika kedua orang itu pada akhirnya dijatuhi hukuman mati di AS.

Menurut Javid, kedua tokoh ISIS itu perlu dibedakan dengan tawanan teroris asing lainnya untuk tiga alasan. Pertama, informasi intelejen menunjukkan kedua orang itu telah menculik dan membunuh beberapa orang, termasuk 3 warga negara Amerika Serikat dan 2 warga Inggris. Kedua, mereka adalah tawanan berprofil tinggi dibanding anggota ISIS lain akibat kekejian kejahatan mereka, yang akan menjadi contoh bagaimana tawanan ISIS lain akan diperlakukan. Ketiga, keadilan harus ditegakkan untuk keluarga para korban, yang menginginkan keduanya menjalani kehidupan di dalam penjara selama sisa hidupnya guna membayar kejahatan-kejahatan yang telah mereka lakukan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perdana Menteri Inggris Theresa May dikabarkan mendukung harapan Javid agar peradilan atas kedua penjahat ISIS tersebut berhasil.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Proyek Jalan Gusur 30.000 Warga Kampung Kumuh Kibera Kenya
Tulisan selanjutnya Dua Tunawisma Dibakar Hidup-hidup di Stasiun Berlin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Berita
21 Juli 2026 10:00
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Terbaru

  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?