Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Fahri Hamzah Berharap RUU Kepulauan Segera Disahkan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 12 Agustus 2018 10:21 10:21 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 12 Agustus 2018 10:21
Bagikan
Pemandangan Raja Ampat yang indah
Bagikan

Hidayatullah.com– Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah berharap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kepulauan bisa disahkan paling cepat tahun ini, dan paling lambat sebelum DPR periode ini berakhir, yaitu tanggal 30 September 2019.

Namun, untuk menggolkan ini harus ada pembagian tugas dari masing-masing pihak, dalam hal ini DPR, DPD RI, juga ke 8 Provinsi Kepulauan.

“Ini adalah Golden Moment kita. Setiap Undang-Undang beginian, biasanya disahkannya dalam transisi,” kata Fahri selaku pimpinan rapat didampingi Wakil Ketua DPD RI Ahmad Muqowam saat menyampaikan kesimpulan hasil audiens antara DPR, DPD RI dengan para Gubernur Provinsi Kepulauan (8 Gubernur) membahas RUU Kepulauan di Ruang Rapat Komisi II Gedung Nusantara di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (10/08/2018) dirilis.

Baca: Krisis Da’i di Kepulauan Mentawai

Karena, menurut Fahri kalau tidak Menteri Keuangannya, Sri Mulyani, mikir panjang, tahun depan bagaimana dirinya? “Nah sekarang menteri keuangannya, ah saya tak akan terpilih lagi, setuju! Dia bilang begitu,” tambahnya lagi.

Di DPR, Fahri berjanji akan mengejar fraksi-fraksi yang belum mendaftar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Nanti hari Senin ada rapat pimpinan dan kami usahakan ada rapat Bamus segera, untuk meminta perhatian dari seluruh fraksi yang ada,” katanya.

Kepada pimpinan DPD RI, saran Fahri agar membuat surat kepada Presiden Joko Widodo usulan memasukkan masalah RUU Kepulauan dalam pidato, biar itu menjadi bahan.

“Kan Ketua DPD itu dekat dengan Presiden, masa masukin satu alenia dalam pidato Presiden saja enggak bisa,” seloroh politisi dari PKS itu yang disambut tawa audiens.

Baca: Kecelakaan Kapal Beruntun, Jargon “Indonesia Poros Maritim Dunia” Disoroti

Fahri juga mengatakan, ia akan membicarakannya kepada Presiden agar mendesak atau meminta menteri keuangan dan menteri terkait khususnya untuk membahasnya, sehingga pengalokasian anggarannya bisa dilakukan.

“Jadi, kita nanti akan minta, dan saya akan bicara langsung dengan menteri keuangan. Tapi, sebagai pihak yang ada di pihak pemerintah, rasanya lobi kepada Presiden perlu kita tingkatkan supaya pengalokasian ini bisa dilakukan,” ucapnya.

Dengan demikian, lanjut anggota DPR asal NTB itu, tidak akan membebani pemerintahan yang sekarang. Sebab APBN 2019 itu akan berakhir pembahasannya sekitar Oktober 2018 tahun ini.

“Dan kalau UU disahkan di tahun yang akan datang, pasti jatuhnya beban anggaran itu pada APBN 2020. Jadi enggak akan ada beban bagi pemerintah saat ini,” ujar Fahri.

Baca: Poros Maritim Hanya Mimpi Jika Pertahanan Laut Lemah

Di sisi lain, Fahri melanjutkan, konsepsi Indonesia sebagai kekuatan laut telah hilang, semakin lama sekarang Indonesia menjadi kekuatan darat.

Kalau di darat, Indonesia sudah banyak sekali saingan, semua peradaban besar yang ada sekarang memakai peradaban darat, seperti China, Amerika, Eropa, dan lainnya.

“Kita itu ya seharusnya memakai peradaban laut, kalau kita mau melawan dan bersaing dengan mereka kita harus pakai konsep sendiri, yaitu maritim. Nah ini yang tidak didalami, maka undang-Undang ini (poros maritim) adalah dasar dari peletakan konsepsi awal, bagaimana kita mengelola negara maritim, saya kira itu,” ujarnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:APBNDPR RIfahri hamzahGubernur Provinsi KepulauanJoko widodoJokowikelautanKementerian KeuanganKepulauanlautlaut IndonesiamaritimMenkeumenteri keuanganporos maritimPresiden Joko WidodoRancangan Undang undangRUURUU KepulauanSri MulyaniWakil Ketua DPR RI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengungsi Korban Gempa Butuh MCK Darurat
Tulisan selanjutnya 6 Sosok dan Lembaga Ini Raih GIB Award

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?