Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Tertundanya Kemenangan Umat bisa karena Dosa Kita!

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Januari 2014 16:46 4:46 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Januari 2014 08:42
Bagikan
Bagikan

Oleh: Muhammad Zulfikar Rakhmat

وَلاَ تَهِنُوا وَلاَ تَحْزَنُوا وَأَنتُمُ الأَعْلَوْنَ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati,

padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya),

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS: Ali Imran: 139)

AYAT di atas diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi Wassallam ketika kaum Muslimin mengalami kekalahan besar dalam peperangan Uhud yang terjadi pada tahun ketiga hijriyah.

Sekitar tujuh puluh pahlawan Muslim terbaik gugur dan ratusan lainnya mengalami luka-luka. Bahkan Rasulullah Shallallahu alaihi Wassallam sendiri mengalami cedera yang cukup serius.

Namun kekalahan ini hanyalah sebuah pelajaran yang Allah wahyukan agar orang-orang beriman dapat merenungkan alasan kekalahan mereka seperti yang difirmankan Allah di beberapa ayat selanjutnya.

Satu alasan penting yang menyebabkan kekalahan kaum Muslim saat itu adalah bahwa kesalahan dan dosa yang diperbuat oleh segelintir Muslim dapat membuat seluruh pasukan mengalami kekalahan.

Ketika Umar bin Khattab mengirimkan balatentara yang dipimpin oleh Saad bin Abi Waqqas untuk melawan kaum Persia pada peperangan Al-Qadisiyyah, beliau berpesan kepada Saad: “Takutilah dosamu melebihi kau menakuti musuhmu karena dosamu lebih berbahaya daripada musuhmu. Kita bisa menang karena dosa mereka melebihi dosa kita, bukan karena alasan yang lain. Jika dosa kita imbang dengan dosa musuh kita, maka mereka akan mengalahkan kita karena jumlah dan sumber daya mereka yang lebih banyak.”

Kemenangan dan kekalahan bukanlah ditentukan oleh uang, harta, sumber daya, ataupun tenaga. Namun mereka ditentukan oleh keseimbangan antara ketaatan dan ketidaktundukan kita kepada Allah.

Semakin kita taat kepadaNya, semakin dekat kita kepada kemenangan yang telah dijanjikanNya. Sebaliknya, semakin kita mengingkari perintah-perintah Allah, semakin kita menunda datangnya kemenangan tersebut. Dosa salah satu seorang Muslim dapat menunda kemenangan seluruh umat.

Kita terlalu mudah untuk menyalahkan kaum non-Muslim atas kemenangan kita yang tertunda namun tidak mudah untuk tunjuk jari pada diri kita sendiri.

Mari kita berintropeksi. Kita sering meninggalkan atau menunda Shalat?

Kita juga terkadang terlalu pelit untuk memberi zakat atau sedekah. Kita lebih memilih untuk pergi ke tempat-tempat wisata daripada pergi berhaji ke Baitullah.

Berapa banyak Negara kita kunjungi (hanya) untuk berbelanja, dan seberapa sering datang ke Kota Nabi untuk menapaktilasi perjuangannya?

Kita masih susah untuk lepas dari minuman keras, kita sering berbohong, curang, dan juga berghibah. Kita sering membuang waktu dengan melakukan aktivitas yang tidak ada gunanya. Mendengarkan musik lebih kita pilih daripada membaca atau mendengarkan ayat suci-Nya. Semua transaksi ekonomi kita menggunakan riba yang sangat dibenci Allah. Namun ketika musibah/penyakit/ujian dan cobaan datang  di tengah-tengah kita, lantas kita menuntut,  ”mengapa pertolongan Allah tidak kunjung datang?”

Ingatlah, setiap dosa yang kita lakukan dapat menghambat datangnya kemenangan Allah. Setiap raka’at yang kita tinggalkan bisa jadi alasan tertundanya kemenangan saudara-saudara kita di Suriah dan Palestina yang hingga kini ditindas kedzaliman.

Setiap minuman keras yang kita teguk, bisa mengizinkan al-Quran ‘untuk disobek’ dan ‘diinjak-injak’ musuh.  Setiap kali kita enggan bersedekah, bisa menyebabkan saudara Muslim kita disiksa dan dibunuh.

Dosa bukanlah perkara pribadi antara kita dengan Allah. Namun dosa dapat membuat perbedaan antara kalah atau menang. Setiap dosa yang kita lakukan adalah alasan mengapa Allah menunda untuk memberi pertolongan, keselamatan, dan kemenangan kepada umat ini.

Allah berjanji bahwa jika kita beriman, kita adalah orang yang tinggi derajatnya. Allah menjanjikan kita pertolongan, keselamatan, dan kemenangan dengan syarat bahwa kita benar-benar beriman. Jika kita mengalami kekalahan hari ini itu bukan berarti Allah tidak menepati janji.

Namun tanyakan pada diri kita sendiri “apakah kita sudah benar-benar beriman?”

Penulis adalah asisten peneliti di jurusan hubungan internasional dan politik Timur Tengah, Universitas Qatar

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Empat Indikator Ketakwaan
Tulisan selanjutnya GeNAM Dorong Gubernur Jabar Keluarkan SK Larangan Miras

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?