Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

KH Luthfi Bashori Minta Ulama Sepuh Tata Ulang Banom NU

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 25 Oktober 2018 09:01 9:01 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 25 Oktober 2018 09:00
Bagikan
Halaqah Nahdliyah Dzurriyah (Keturunan) Para Pendiri NU di PP Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Rabu (24/10/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengasuh Pesantren Ribath Al Murtadla Al Islami Singosari Malang, KH Luthfi Bashori, yang juga dari Komunitas Nahdlatul Ulama Garis Lurus, meminta agar para sesepuh menata ulang Badan Otonom (Banom) NU.

Permintaan itu terkait kasus pembakaran bendera bertulisan kalimat tauhid oleh oknum anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU di Garut, Jawa Barat, akhir pekan kemarin.

“Kami mohon agar para ulama sesepuh NU bersedia menata ulang eksistensi Banom NU, seperti aktivitas Banser yang sering jaga gereja, karena bukan seperti itu Banser didirikan, termasuk kasus yang terbaru dan menjadi sorotan dunia Islam, ada anggota Banser telah membakar bendera tauhid,” ujarnya di Tebu Ireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (24/10/2018) dalam pernyataannya diterima hidayatullah.com semalam.

Baca: Banser: “Minta Maaf Atas Pembakaran Bendera HTI, Tidak”

KH Luthfi Bashori mengungkapkan bahwa kasus pembakaran ‘bendera tauhid’ itu memantik amarah umat Islam, bukan hanya di Indonesia, bahkan sampai negeri Syam juga.

“(Mereka) ikut mengecam aksi pembakaran tersebut,” ungkapnya, “Namun sayangnya pimpinan Ansor serta beberapa tokoh struktur NU malah mencari pembenaran atas ulahnya.”

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Masyarakat awam pun, kata dia, bertanya-tanya, “Apakah tidak ada sesepuh NU yang berani mengingatkan mereka?”

Permintaan itu disampaikan dalam Halaqah Nahdliyah yang diadakan oleh dzurriyah/keturunan para pendiri NU, yang dimotori oleh KH Shalahuddin Wahid dan KH Hasib Wahhab, Tambak Beras, Jombang. Acara kemarin ini dihadiri sekitar 50 orang dari tokoh-tokoh NU, baik kultural maupun struktural.

“(Permintaan itu) hasil bincang-bincang intern, untuk dijadikan bahan diskusi oleh para tokoh NU yang hadir dalam Halaqah,” jelasnya.

Baca: ‘Komite Khittah’: NU Tak Berpihak Siapapun di Pilres 2019

KH Luthfi Bashori mengatakan, di samping permintaan itu, Komunitas itu juga menyatakan keprihatinannya, setelah mencermati, bahwa sudah banyak pengikut aliran/paham/perilaku sesat yang ternyata dilindungi oleh PBNU.

“Seperti kasus Ahok penghina Al-Maidah-51, saat ia mendapat perlawanan dari umat Islam, ternyata dibela oleh PBNU. Seperti juga keberadaan aliran sesat liberalisme yang tumbuh subur di kalangan pengurus NU karena mendapat back-up dari PBNU. Keberadaan Syiah Indonesia juga mendapat dukungan dari PBNU. Padahal, di zaman Mbah Hasyim Asy’ari, visi dan misi PBNU adalah memberantas aliran sesat, sedangkan saat ini terkesan menjadi pelindung aliran sesat,” ungkapnya.

Baca: PBNU Apresiasi PP GP Ansor terkait Pembakaran Bendera

“Kami mengharap kepada pihak PP Tebuireng, atau Gerakan NU Khitthah, untuk menerbitkan ulang secara resmi, tulisan Qonun Asasi NU (Arab dan terjemahan), serta Risalah Aswaja karya Mbah Hasyim (Arab dan terjemahan) untuk menghindari banyaknya upaya pemalsuan yang dilakukan oleh tangan-tangan liberal, yang mana mereka sengaja dan berambisi ingin membelokkan dari makna yang sesungguhnya, hingga warga NU menjadi jauh dari ajaran asli para pendiri NU,” tambahnya.

Pihaknya juga mengajak warga NU agar kembali ke Khitthah Aqidah Aswaja sesuai ajaran para ulama Salaf dan tidak tergiur dengan pemikiran-pemikiran baru yang bertentangan dengan ajaran para pendiri NU. “Di samping berupaya mengembalikan visi dan misi keorganisasian NU kepada Khitthah 1926,” imbuhnya.

Baca: KH Luthfi Bashori: Liberalisme Bukan Ajaran Aswaja

KH Luthfi Bashori menyatakan, pihaknya juga merasa prihatin terhadap gerakan PKPNU (Pendidikan Kader Pergerakan NU) yang menurutnya kini dijadikan sebagai alat liberalisasi dan politisasi pemikiran tokoh/kader muda NU.

“Kami berharap hendaklah NU juga memfasilitasi dan merangkul mayoritas para alumni Timur Tengah (Makkah, Madinah, Yaman, Mesir, Maroko, dan lain-lain) yang beraqidah dan berpaham masih lurus sesuai ajaran Mbah Hasyim Asy’ari, karena Mbah Hasyim Asy’ari juga alumni Timur Tengah yang beraqidah lurus,” ujarnya.

Para alumnus dimaksud itu, jelasnya, hakikatnya adalah aset NU. Namun katanya jika tidak diwadahi oleh pengurus NU secara baik dan benar, maka mereka akan bergerak sendiri-sendiri, sekalipun mereka itu berasal dari keturunan tokoh-tokoh NU.

Baca: MUI: Yang Dibakar itu Kalimat Tauhid

“Poin terakhir yang kami sampaikan bahwa sesuai dengan hasil musyawarah intern para aktivis Komunitas Garis Lurus, maka kami bersepakat pada Pilpres 2019 akan mendukung pasangan Prabowo-Sandi,” pungkasnya.

Dalam acara Halaqah Nahdliyah yang diadakan oleh dzurriyah/keturunan para pendiri NU itu, setiap peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan pemikirannya masing, sebagai bahan diskusi.

Adapun hasil kesepakatan yang telah dipublikasikan oleh Juru Bicara, Drs H Khoirul Anam adalah:  Organisasi NU kembali kepada ketentuan Khitthah 1926, Organisasi NU tidak berafiliasi kepada capres mana pun dalam Pilpres 2019, dan warga NU dipersilakan untuk memilih capres sesuai hati nurani masing-masing.*

Baca: NU Garis Lurus: “Lebih Baik Sok Lurus, daripada Sok Sesat!”

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AnsorBanom NUBanserbendera tauhidDzurriyah pendiri NUKH. Luthfi BashoriKhitthah NUkhitthah NU 1926Nahdlatul UlamaNahdliyinNU
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FUIS Minta Pembakar ‘Bendera Tauhid’ Dihukum dengan Adil
Tulisan selanjutnya Ahli Pidana: Pembakaran ‘Bendera Tauhid’ Melanggar Hukum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?