Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dibutuhkan: Polisi Berlin yang Cakap Berbahasa Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 November 2018 18:48 6:48 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 November 2018 18:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pimpinan baru Akademi Kepolisian Berlin mengatakan bahwa taruna polisi harus menutup buku teks bahasa Inggrisnya dan lebih fokus mempelajari bahasa Jerman.

Kepala Akademi Kepolisian Berlin Tanja Knapp, hari Senin (26/11/2018), mengatakan bahwa sekolah pelatihan kepolisian harus memberikan instruksi lebih banyak dengan menggunakan bahasa Jerman dan mengurangi penggunaan bahasa Inggris, lansir DW.

Berbicara di hadapan Senat Berlin, Knapp mengatakan bahwa perubahan fokus itu perlu dilakukan guna meningkatkan kemampuan berbahasa Jerman taruna polisi.

Banyak taruna polisi yang menemui “kesulitan mendasar dalam berbahasa … termasuk ejaan yang benar, tanda baca yang benar, serta dalam membuat teks tertulis,” kata Knapp.

“Tentu saja, masuk akal jika harus bisa berbahasa Inggris di ibukota yang banyak dikunjungi turis,” imbuh Knapp. “Namun, jika tingkat kemampuan dasar bahasa Jerman yang diharus dipenuhi terlalu rendah, maka fokusnya harus pada bahasa Jerman.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Akademi Kepolisian Berlin mendidik sekitar 2.500 taruna, yang diajar oleh sekitar 230 instruktur. Tidak sedikit di kalangan taruna yang merupakan keturunan asing, dan tingkat pendidikan menengah yang mereka capai sangat beragam.

Knapp memgambil alih kepemimpinan akademi itu sejak Juli 2017. Pendahulunya digusur dari jabatan kepala akpol menyusul laporan yang menyebutkan bahwa banyak taruna yang kemampuan berbahasa Jermannya rendah.

Peran bahasa Inggris di Berlin masuk ke ranah politik sejak Agustus 2017. Menteri Kesehatan Jerman saat ini, Jens Spahn, yang digadang-gadang akan menggantikan Kanselir Jerman Angela Merkel sebagai ketua Partai Kristen Demokrat, pernah mengatakan bahwa bahasa Inggris yang banyak dipakai di ibukota Berlin telah menggeser bahasa Jerman menjadi bahasa kedua.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Idriss Déby Pulihkan Hubungan Chad dengan Israel
Tulisan selanjutnya Fadli: Mendorong Kemerdekaan Palestina Mandat Konstitusi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?