Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

PVMBG Soal Kampung Adat Longsor di Sukabumi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Januari 2019 14:20 2:20 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Januari 2019 10:11
Bagikan
Tim SAR gabungan melakukan upaya evakuasi korban longsor di Kampung Garehong, Dusun Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (02/01/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Hingga Kamis (03/01/2019), total korban jiwa akibat longsor di Sukabumi, Jawa Barat, telah mencapai 18 orang.

Kemarin petugas gabungan kembali menemukan lima korban longsor di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

“Total korban meninggal dari Senin (31/12/2018) hingga Kamis (03/01/2019) berjumlah 18 orang, luka berat tiga orang, dan 64 orang dinyatakan selamat,” ujar Kepala Polres Sukabumi, AKBP Nasriadi di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kamis.

Menurut dia tiga orang luka berat telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pelabuhan Ratu.

Baca: [Berita Foto] Longsor Sukabumi, Rumah Adat Terbenam

Kemudian untuk korban yang masih tertimbun longsor sekitar 15 orang. Dan perincian korban meninggal pada Senin (31/12/2018) yaitu Hendra serta Sasa.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Pada Selasa (01/01/2018) petugas kembali menemukan korban delapan orang, yakni Ukri (50), Riska (27), Rita (15), Yanti (38), Ahudi (60), Suryani (35), Jumhadi (47), dan Yami (26).

Sedangkan pada Rabu (02/01/2018) menemukan tiga korban meninggal, yakni Sukiman (70), Umih (70), Endu (43). Dan Kamis (03/01/2018) kembali menemukan lima orang, yakni Mulyani (60), Madtuha (50), Andra Maulan (8), NN, dan NM.

Ia menambahkan dalam evakuasi longsor tersebut mengerahkan 364 petugas dengan perincian 30 personel Basarnas, 131 TNI, 40 Polri Brimob, 163 orang potensi lainnya (relawan).

Penjelasan PVMBG

Sementara itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyarankan relokasi warga yang terkena dampak bencana longsor di Kampung Cimapag, Desa Sinaresmi, itu. Sebab lokasi tersebut sudah tidak mungkin untuk ditempati kembali.

“Kalau yang area terdampak jelas kemungkinan kecil untuk ditinggali. Material longsor tebal, karena belum padat juga (sehingga masih berbahaya),” ucap Kepala Sub Bidang Mitigasi Gerakan Tanah Wilayah Barat, PVMBG Sumaryono, Kamis (03/01/2018).

Rencana relokasi warga di daerah terdampak juga sudah dibahas oleh pihak-pihak terkait. Hanya saja belum diputuskan lokasi sebagai tempat relokasi. Selain itu, sebagian lahan di kawasan tersebut juga masuk dalam Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Baca: Hindari “Tsunami” di Pantai, Kena Longsor di Pegunungan

“Relokasi yang terdampak sudah direncanakan, cuman lokasinya belum ada. Infonya masih koordinasi dengan Taman Nasional Halimun Salak,” katanya.

Dia menambahkan, longsor susulan juga masih berpotensi terjadi di lokasi tersebut. Pada Rabu (02/01/2018) malam juga terjadi longsoran dengan skala kecil.

Kepala PVMBG Kasbani menyatakan, ada tiga faktor yang bisa menyebabkan longsor di Cisolok. Faktor penyebab terjadinya gerakan tanah itu diperkirakan hujan dengan intensitas tinggi yang turun sebelum kejadian gerakan tanah, kemiringan lereng yang terjal.

“Serta material penyusun lereng yang bersifat poros dan mudah menyerap air,” ujarnya.

Lokasi longsor di daerah Cisolok Kabupaten Sukabumi itu merupakan perbukitan dengan dengan kemiringan lebih dari 30 derajat atau termasuk lereng terjal hingga sangat terjal. Lokasi bencana berada pada ketinggian lebih dari 650 – 800 meter di atas permukaan laut. Di sebelahnya terdapat alur sungai kecil.

Baca: Longsor Timbun 34 Rumah Adat di Sukabumi, 4 Orang Meninggal

Berdasarkan Peta Potensi Terjadi Gerakan Tanah Kabupaten Sukabumi Desember 2018 keluaran PVMBG, daerah bencana sebagian besar masuk ke dalam Zona Kerentanan Gerakan Tanah Menengah – Tinggi. “Artinya daerah ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal,” ujarnya lewat keterangan tertulis, Selasa (01/01/2019).

Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, Eko Yulianto, menyampaikan sebenarnya kesiapsiagaan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah.

“Masyarakat juga harus mandiri, jangan ketika sudah jadi korban lalu menyalahkan pemerintah sementara tidak mau untuk siaga bencana,” tegas Eko.

Ia menjelaskan, pengurangan risiko bencana harus dipahami dan diimplementasikan oleh semua pihak dalam kerangka kerja yang komprehensif baik dari aspek teknologi, pendidikan siaga bencana, hingga kebijakan.* (Ant/Dtk/Tmp/Hdc)

Baca: 15 Orang Meninggal Korban Longsor Sukabumi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Desa SinaresmiKampung CimapagKecamatan CisolokLIPIlongsorLongsor SukabumiPVMBGrumah adatSukabumi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Debat Capres-Cawapres Diharapkan Bermutu dan Berkualitas
Tulisan selanjutnya Belasan Warga Kanada Ditangkap di China Sejak Penangkapan CFO Huawei di Vancouver

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?