Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Imam Masjid di Patani Tewas Ditembak di Depan Kamp Militer Thailand

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 Januari 2019 15:55 3:55 pm
Ahmad
Dipublikasikan 14 Januari 2019 15:55
Bagikan
Suasana pemakasan Tok Doloh Serai
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang imam masjid, Doloh Serai ditembak mati oleh dua orang penyerang tak dikenal yang berseragam hitam dan bersenjata yang menyergap kendaraan motor Imam yang sedang dalam perjalanan pulang kampung dua hari yang lalu, setelah usai melakukan aktivitas rutin di kedai jabat yaitu jualan.

Kejadian ini berlaku di kampung Pupok terletak 100 meter dari kem tentara ranger hitam Thailand, distrik Reuso, Provinsi Narathiwat Thailand pada Jumat (11/1) lalu.

Doloh Sarai atau juga dikenal Imam Abdullah (62), ditembak mati dua pria tak dikenal yang berseragam hitam dan berbaju besi lengkap dengan senjata, melakukan serangan senjata terhadap Imam Doloh yang sedang bersepeda motor saat dalam perjalanan pulang kampung untuk menjadi imam shalat di masjid Al-Istiqomah Kampong Pupok Kecamatan Rueso Narathiwat.

Warga kampung Pupok, Abi Saifu mengatakan, para penembak melepaskan lebih dari sepuluh tembakan, namun empat yang mengenai badan dan kepala korban.

Baca: Patani dan ‘National Identity’ Thailand Selatan

“Pihak berwenang masih diam belum ada yang menyelidiki insiden itu. Karena korban tidak memiliki masalah dengan siapa pun, dan ada ahli kampung yang melihat kejadian itu ada 2 orang laki-laki yang menembak, tapi tidak jelas orangnya siapa, ” ungkap Abi saifu saat wawancara dengan media TUNAS online.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Abi Saifu menambah, Imam Doloh baru saja pulang dari tempat jualan di kedai Jabat, tiba di kawasan berlaku yaitu jalan raya Rueso-Chakwah dengan perkiraan hanya 100 meter dari kamp tentara hitam.

Doloh Sarai (62), sebagai pemimpin agama atau imam dan mantan khatib Masjid Al-Istiqomah Kampung Pupok. Pada tahun 2016 lalu ia juga pernah ditahan oleh aparat pemerintah Thai sebagai tersangka sehingga menuju tahap proses hukum, namun pada tahun berikutnya hakim mahkamah Narathiwat memutuskan bahwa Doloh Sarai tidak bersalah. Setelah Doloh Sarai dibebaskan beberapakali para tentara sering kali mendatangi rumah ia karena masih tidak memuaskan atas hasil vonis tersebut.

“Imam Doloh ia orang sangat baik, pemumpin yang dicintai oleh warga dan tidak pernah ada perkelahian dengan siapa pun. Tapi sekitar tahun 2016 Tok Imam Doloh dia pernah ditangkap oleh tentara Thai, sehingga tahun berikut dapat dibebaskan kembali,” ujar Abi Saifu.

Almarhum dimakamkan di pemakaman Islam Kampung

Baca:  Lebih 230 Tahun Muslim Patani Masih Mengalami Penderitaan

Pupok yang dihadiri sekitar 100 lebih penduduk dan pemimpin local, setelah proses mengkafan jenazah dengan keadaan tidak bermandi dan tidak shalat karena dianggap telah meninggal dalam keadaan syahid, tambah Abi Saifu.

Nurul Askari salah satu ahli Kampung Pupok yang menuliskan tentang kesan hidup Imam Abdullah.

Pemimpin agama atau Tok imam Abdullah ini, bukan hanya menjadi imam shalat di masjid Al-Istiqamah saja, bahkan dinilai menjadi pemimpin agama yang mempunyai peribadi yang hebat dan sangat kagum oleh penduduk setempat.

“Walau usia sudah tua tapi almarhum banyak mengorbankan waktunya untuk mendidik ahli kampung dengan ilmu dan jalan agama. Dengan sifat kelembutan yang dimiliki oleh Imam membuat ahli kampung sangat duka apabila mendengar kabar imam telah dipanggil oleh Allah SWT. Namun jasa dan bakti pengorbanan ia masih tetap terkenang bersama ahli kampung Pupok dan seluruh penduduk. Pemergian imam pada kali ini bukanlah kesedihan yang harus ditangisi, namun akan membangkit jiwa-jiwa para ahli kampung untuk terus di jalan yang benar,” ungkap nya dikutip dari akun Facebook  Nurul Askari.*/ Hamsyari (wartawan TUNAS Online)

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Doloh Seraiimam masjidPataniPattanithailand
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Alvin: Kondisi Terkini KH Arifin Ilham Lebih Segar
Tulisan selanjutnya Ulama-Habaib Jawa Timur Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi di Sidogiri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?