Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengacara Pendeta Pedofil Prancis Minta Peluncuran Film Tentang Kliennya Ditunda

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Februari 2019 06:03 6:03 am
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Februari 2019 06:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah film yang dibuat berdasarkan kisah nyata kasus pencabulan puluhan anak oleh seorang pendeta Prancis, yang dijadwalkan tayang perdana di Festival Film Berlin Ke-69, kemungkinan peluncurannya akan ditunda. Para pengacara dari pendeta pedofil itu, yang diituduh mencabuli lebih dari 80 anak laki-laki, mengatakan film tersebut seharusnya tidak ditayangkan sampai persidangan kasusnya usai tahun ini.

Film berjudul “By the Grace of God” besutan sutradara Francois Ozon menceritakan sekelompok orang penyintas korban pencabulan pendeta Bernard Preynat, yang dulu ditugaskan di Lyon. Secara rahasia Ozon menghubungi beberapa orang penyintas dan mengumpulkan kesaksian-kesaksian puluhan orang yang mengklaim pernah dicabuli oleh Preynat di Lyon.

Preynat saat ini sedang diproses di pengadilan dengan dakwaan kekerasan seksual terhadap 10 anak. Tuduhan itu muncul setelah seorang bekas anggota kepanduan, Francois Devaux, tampil ke publik pada tahun 2015 dengan mengatakan bahwa pendeta itu pernah mencabulinya semasa kanak-kanak 25 tahun silam.

Preynat kemudian diberhentikan tugasnya sebagai pendeta oleh gereja pada 2015, dan kemudian muncul laporan di media bahwa sesungguhnya Kardinal Philippe Barbarin, yang menjabat uskup agung di Lyon, pernah menegur Preynat tentang tuduhan-tuduhan pencabulan bocah lima tahun sebelumnya, lalu mengadukannya ke Vatikan, tetapi tidak pernah melaporkan kasusnya kepada pihak penegak hukum.

Barbarin dan lima pejabat dan anggota gereja lainnya sedang menunggu vonis pengadilan dalam dakwaan menutu-nutupi kasus pedofilia dan gagal melindungi anak-anak.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya, mosi untuk menunda peluncuran film itu sudah pernah ditolak oleh pengadilan di Lyon bulan Desember 2018, lapor RFI Kamis (7/2/2019).

Ozon juga digugat secara hukum untuk menghapus nama Regine Marie, wanita dari kalangan awam yang dipekerjakan Keuskupan Lyon, dari filmnya. Dia bersama Barbarin sedang menunggu keputusan pengadilan.

Festival Film Berlin 2019 digelar mulai tanggal 7 sampai 17 Februari. Selama festival berlangsung akan ditayangkan lebih dari 400 film yang temanya kebanyakan soal keluarga dan isu-isu kontemporer seperti dampak kehidupan manusia di planet ini dan kesetaraan gender.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Serikat Kecam Jerman yang Mendeportasi Tersangka Teroris ke Turki
Tulisan selanjutnya Forum Ulama Madura Ajak Menangkan Prabowo-Sandi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?