Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Beberapa Saat setelah Normalisasi, UEA akan Dirikan Kedutaan di Tel Aviv

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 21 Agustus 2020 10:08 10:08 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 21 Agustus 2020 10:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Beberapa saat setelah normalisasi dengan ‘Israel’, Uni Emirat Arab (UEA) sudah akan mendirikan kedutaan di Tel Aviv. Kabar ini disampaikan Menteri Luar Negerinya Anwar Gargash pada hari Kamis (20/08/2020) dalam konferensi video dengan wadah pemikir Atlantic Council berbasis di AS.

Gargash mengatakan ketika perjanjian normalisasi dengan ‘Israel’ diumumkan minggu lalu, “Abu Dhabi akan memiliki kedutaan besarnya di Tel Aviv berdasarkan persetujuan internasional untuk solusi dua negara.” “Kedutaan akan berada di Tel Aviv. Ini sangat jelas,” katanya.

Ditanya tentang pencapaian yang dicapai dalam kesepakatan itu, dia berkata: “Pencapaian paling konkret adalah menghentikan aneksasi tanah Palestina” dan menegaskan kembali komitmen UEA untuk ‘solusi dua negara’, sebuah solusi yang tak dikehendaki rakyat Palestina.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, bagaimanapun, telah menyetujui penundaaan aneksasi di Tepi Barat yang diduduki. Hal ini dianggap sebagai bagian dari kesepakatan normalisasi, tetapi rencana itu tetap “di atas meja”.

Perjanjian tersebut memiliki keuntungan jangka panjang, kata Gargash. Dan “tentu saja, langkah ini akan menciptakan peluang. Ekonomi kita lebih besar dari Israel. Israel memiliki peluang besar di sini [di UEA],” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Permintaan pembelian F-35

Gargash mengklaim kesepakatan itu juga membuka jalan untuk membeli jet tempur F-35 dari AS. “Permintaan pertama kami enam tahun lalu. Ini adalah sesuatu yang terjadi di atas meja. Permintaan hukum kami ada di meja,” katanya, menegaskan bahwa permintaan itu tidak ada hubungannya dengan kesepakatan normalisasi.

Pada pekan lalu, Presiden Donald Trump mengumumkan kesepakatan normalisasi hubungan antara UEA dan ‘Israel’ dengan perantara AS. Negara Teluk tersebut adalah negara ketiga yang memiliki hubungan resmi dengan entitas Zionis setelah Mesir dan Yordania yang telah menjajah wilayah Palestina selama 53 tahun dan masih terus berlangsung hingga saat ini.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abu Dhabiisraelpalestinatel avivUEA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim Toronto Ingin Serangan Masjid Diselidiki sebagai Kejahatan Kebencian
Tulisan selanjutnya Siapakah Rashtriya Swayamsevak Sangh, Paramiliter Fasis ‘Berkedok Nasionalis Hindu’? (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?