Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Produksi A380 Dihentikan Jutaan Euro Uang Rakyat Jerman Terancam Lenyap

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Maret 2019 20:41 8:41 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Maret 2019 06:15
Bagikan
Pesawat superjumbo A380 buatan Airbus.
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekitar €600 juta uang para pembayar pajak di Jerman berisiko lenyap setelah Airbus memghentikan produksi pesawat superjumbo A380 akibat tak ada lagi pesanan. Pemerintah Jerman berusaha mendapatkan kembali uang rakyatnya tersebut.

Perusahaan pembuat pesawat Airbus dikabarkan baru mengembalikan sepertiga dari €942 juta pinjaman dari pemerintah Jerman untuk mengembangkan superjumbo A380. Ini artinya, sekitar €600 juta uang rakyat Jerman kemungkinan akan lenyap tak berbekas karena produksi A380 dihentikan, lapor sejumlah koran hari Senin (4/3/2019) seperti dilansir DW.

Seorang jubir dari Kementerian Ekonomi mengatakan kepada kelompok media Funke bahwa konsekuensi dari keputusan Airbus itu sedang dikaji dan dibicarakan dengan pihak perusahaan. Dia tidak memberikan informasi perihal klaim restitusi untuk saat ini.

Sampai saat ini tahap pengembalian pinjaman dilakukan seiring dengan setiap pengiriman pesawat A380 dilakukan ke pihak pemesan. Jadi, setiap ada pesawat yang diserahkan ke pembeli, maka pihak kreditur menerima cicilan pembayaran uang yang dipinjamkan ke Airbus.

Masalahnya, perusahaan yang dimiliki Prancis dan Jerman itu beberapa pekan lalu mengumumkan akan menghentikan produksi A380, karena penjualannya seret.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sampai tahun 2021, hanya akan ada 17 pengiriman A380 lagi, setelah itu stop, Airbus berhenti memproduksi pesawat gendut berdek ganda itu.

Jerman, Prancis dan Spanyol adalah tiga negara yang paling banyak memberikan sokongan finansial terhadap proyek A380, yang diharapkan menjadi pesaing utama pesawat Boeing 747 dari Amerika Serikat.

Sekitar 3.500 pekerja di Prancis dan Jerman berisiko dirumahkan ketika A380 tidak lagi diproduksi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya UU Ketinggalan Zaman Pemerkosa di Denmark Lolos dari Hukuman
Tulisan selanjutnya Gerindra Dukung Anies Lepas Saham Perusahaan Bir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?