Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

‘Israel’ – AS Bahas Dataran Golan, Suriah Ancam Rebut Kembali

Ahmad
Terakhir diupdate: 25 Maret 2019 09:13 9:13 am
Ahmad
Dipublikasikan 25 Maret 2019 09:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri ‘Israel’, Benyamin Netanyahu melakukan kunjungan ke Washington guna membahas Dataran Tinggi Golan.

Presiden AS Donald Trump tentang pengakuan kedaulatan ‘Israel’ atas Dataran Tinggi Golan, demikian pernyataan Netanyahu dikutip Xinhua.

Netanyahu mengatakan pertemuan dengan Trump akan fokus pada Dataran Tinggi Golan, sebuah wilayah yang direbut ‘Israel’ dari Suriah pada tahun 1967 dan kemudian dianeksasi dalam tindakan yang tidak pernah diakui secara internasional.

Dalam konferensi pers di Bandara Ben Gurion, Sabtu malam (23/03/2019) Netanyahu mengatakan, kunjungan ke Washington tersebut sangat penting bagi ‘Israel’.

“Saya akan membahas dengan Presiden Donald Trump situasi terakhir di Dataran Tinggi Golan dan Suriah serta langkah-langkah menekan Iran.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca:  Akui ‘‘Israel’’ Mencaplok Dataran Tinggi Golan, AS Dikecam Dunia 

Netanyahu juga mengatakan juga akan membahas kerjasama di bidang keamanan dan intelejen antara AS dan ‘Israel’.

Netanyahu dan Trump dijadwalkan bertemu di Gedung Putih untuk rapat kerja pada hari Senin ini. Trump juga akan menjamu Netanyahu untuk makan malam pada hari Selasa, menurut pernyataan Gedung Putih minggu lalu.

Sementara itu, pemerintah Suriah mengecam pernyataan Donald Trump, soal usul untuk mengakui wilayah Dataran Tinggi Golan menjadi milik ‘Israel’. Mereka berjanji bakal merebut kembali kawasan itu dengan segala cara.

“Bangsa Suriah akan berusaha membebaskan tanah yang berharga ini dengan segenap cara,” demikian pernyataan yang disiarkan Kantor Berita Suriah, SANA, seperti dikutip Reuters, Jumat (22/03/2019).

Baca:  Trump Akan Akui Pencaplokan Dataran Tinggi Golan oleh ‘‘Israel’’

Rusia dan Iran yang merupakan sekutu Suriah juga mengecam pernyataan Trump soal Dataran Tinggi Golan. Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan sikap Trump sama saja melanggar keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Sebelumnya,  Trump menyatakan hendak mengakui Dataran Tinggi Golan, yang merupakan wilayah sengketa, menjadi milik ‘Israel’. Kawasan itu diduduki oleh penjajah ‘Israel’ pada Perang Enam Hari 1967 dan dicaplok dari Suriah pada 1981.

“Setelah 52 tahun kini saatnya untuk Amerika Serikat mengakui kedaulatan ‘Israel’ atas Dataran Tinggi Golan, yang mana penting bagi strategi dan keamanan ‘Israel’ serta kestabilan kawasan,” cuit Trump melalui akun Twitter.

Namun dunia tidak mengakui pencaplokan ‘Israel’ atas Dataran Tinggi Golan.

“Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sangat jelas menyatakan Dataran Tinggi Golan adalah wilayah Suriah. Dan aspek paling awal dalam resolusi 2254 adalah pengakuan wilayah Suriah,” kata Perwakilan Khusus PBB untuk Suriah, Geir Pedersen.

Baca:  ‘Israel’ Dorong AS Akui Daratan Tinggi Golan

Meski ditentang internasional, ‘Israel’ gencar membangun permukiman ilegal di lokasi tersebut. Hingga saat ini terdapat 30 permukiman ilegal ‘Israel’ di Golan.  20.000 warga ‘Israel’ tinggal disana. Selain itu, 20.000 warga Suriah juga bermukim di Golan, sebagian besar dari mereka adalah sekte Druze.

Dataran Tinggi Golan berada 50 km dari kota Ibu Kota Suriah, Damaskus. Wilayah Jabal Syaikh yang berada 2800 meter diatas permukaan laut adalah wilayah yang sangat strategis dan merupakan sumber air utama untuk ‘Israel’

Air hujan yang turun di Dataran Tinggi Golan mengalir air ke sungai Jordania yang menyuplai 1/3 kebutuhan air di ‘Israel’.

Wilayah tersebut juga merupakan wilayah subur. Berbagia jenis pohon, seperti apel dan anggur tumbur subur disini. Hingga saat ini Pemerintah Suriah masih berupaya merebut kembali wilayah Golan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dataran Tinggi GolanGolanisraelsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sakit Tak Menghalangi Rasa Syukur
Tulisan selanjutnya Kunci Sukses Khalifah Umar bin Abdul Aziz

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir

Berita
2 Juli 2026 21:51
Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan

Terbaru

  • Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
  • Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
  • Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
  • Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
  • Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina
  • Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
  • Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
  • MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji
  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?